Suara.com - Seorang gadis belia berinisial TA (18) diserahkan orang tuanya ke Mako Satpol PP agar dibina pada Kamis (7/2/2019). Tindakan itu dilakukan sang ayah berinsial EL setelah menemukan video di media sosial berisi adegan sosok perempuan diduga mirip dengan TA sedang bercumbu dengan sesama jenisnya alias lesbian.
Dari video yang diterima EL, aksi mesum sesama jenis yang dilakukan gadis cantik itu dilakukan dalam sebuah kamar. Video mesum sesama jenis anaknya itu sampai beredar melalui akun medsos itu yang membuat EL sangat terkejut ketika mengetahui kelakuan putri tersayangnya di luar batas kewajaran.
EL mengaku sempat melarang anaknya untuk bertemu dengan kekasihnya yang juga merupakan seorang perempuan. Namun, kata dia, larangan itu tak juga digubris oleh TA.
"Saya tidak menyangka dan merasa sudah malu saya dengan masyarakat karena ulah anak saya ini, saya sebagai bapak sudah berkali-kali menjemput ia ke tempat pasangannya tersebut, jika ia sudah keluar dari rumah, anak saya ini malah tidak mau pulang ke rumah lagi, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saya harus kirim dia ke Satpol PP untuk mohon dilakukan pembinaan," kata EL seperti dikutip Minangkabaunews.com--jaringan Suara.com
EL mengatakan, sebagai seorang bapak dalam mendidik anak, dirinya sudah merasa lebih dari cukup. Lantaran dianggap sudah mencoreng nama keluarga. EL berharap upaya pembinaan itu bisa mengembalikan anaknya menjadi normal normal seperti biasa.
Terkait hal ini Satpol PP akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Padang dalam rangka pembinaan terhadap TA yang diduga memiliki prilaku penyimpangan seksual
"Kita serahkan anaknya ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lebih dalam, karena di Mako kita belum memiliki tempat untuk itu," ucap Kabid Tibumtranmas Erios Rahman.
Sumber: Minangkabaunews.com
Baca Juga: BMKG: Gempa Halmahera Barat Akibat Deformasi Batuan
Berita Terkait
-
Terungkap, Pengemis Ini Per Januari Bisa Setor Uang Rp 2 Juta ke Bank
-
Lempar Konblok ke Mobil Satpol PP, Polisi Tetapkan Pemulung Jadi Tersangka
-
Bangga Jadi PPSU, Gadis Cantik Ini Tak Malu Sapu Jalan
-
Ombudsman: Kerusuhan Tanah Abang PKL vs Satpol PP karena Preman
-
Publik Indonesia Paham HAM, Tapi Tak Setuju karena Terkesan Membela LGBT
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?