Suara.com - Apa jadinya kalau kelompok emak-emak pendukung kedua pasangan Capres dan Cawapres peserta Pilpres 2019, Jokowi – Maruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, bertemu?
Bukan bentrok atau saling bersitegang, pendukung kedua paslon capres yang didominasi oleh kaum ibu justru saling adu yel-yel.
Hal itulah yang terjadi saat kelompok kaum ibu pendukung Jokowi – Maruf bertemu dengan emak-emak fan Prabowo – Sandiaga Uno.
Pertemuan tersebut terjadi tanpa sengaja di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terekam video amatir yang diunggah ke akun Twitter @logicwoman, Rabu (13/2/2019) sore.
“Sore tadi ibu-ibu Pertiwi (Perempuan Tangguh Pilih Jokowi) kampanye di PIM. Tak taunya di situ bentrok dengan emak-emak (pendukung Prabowo) terjadilah riuh ria. Coba lihat, mana yang lebih cantik, militan, dan semangat,” tulis akun itu sebagaimana dikutip Suara.com, Kamis (14/2/2019).
Dalam video itu tampak sejumlah ibu-ibu pendukung Jokowi mengenakan kemeja putih dan berkalungkan syal berwarna merah.
Sementara, emak-emak pendukung Prabowo tampak mengenakan kemeja biru dengan kerudung coklat muda.
Kedua masa pendukung ini tampak berdiri berhadap-hadapan. Masing-masing pendukung seolah berlomba meneriaki nama capres pilihan mereka.
“Jokowi.. Jokowi.. Prabowo.. Prabowo..” teriak kedua masa pendukung.
Baca Juga: Lagu Cinta untuk Almarhumah Istri Ayi Ecoutez
Seusai saling berteriak, mereka saling tertawa dan bersalaman. Tak ada keributan yang terjadi di sana, mereka tampak membaur satu sama lain.
Sejumlah warganet yang menyaksikan video ini memberikan apresiasi terhadap mereka. Meskipun memiliki keyakinan yang berbeda dalam hal capres, mereka tetap bisa akur saat berhadapan dengan massa pendukung lawan.
“Wow luar biasa. Nah ini yang namanya kampanye bisa saling peluk-pelukan, cipika-cipiki, berbeda tapi saling menghargai,” kata warganet @ary_duaajah.
“Seharusnya kampanye seperti ini, happy-happy bukan memecah belah,” tutur warganet @ibnasanmail.
“Kelar dah semua urusan kalau emak-emak yang turun,” ujar warganet @mtfco.
Berita Terkait
-
Pengelola Masjid Agung Kauman Bantah Larang Prabowo Jumatan
-
Prabowo Dilarang Jumatan di Masjid Kauman, Fahri Tuding Kaki Tangan Rezim
-
Mobil Jokowi Dihadang Buruh, Moeldoko: Presiden Happy... Happy Saja
-
Prabowo Ditolak Jumatan di Masjid Kauman, BPN Singgung Islam Beda Aliran
-
Detik-detik Ricuh Buruh Saat Hadang Presiden Jokowi Keluar Istana Negara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki