Suara.com - Polisi memastikan 11 orang tewas dalam serangan bunuh diri Sabtu (16/2/2019) pagi dini hari waktu setempat di dalam sebuah masjid di Negara Bagian Borno, Nigeria timur laut.
Serangan di daerah Gwozari/Kushari di ibukota negara bagian Maiduguri dilakukan oleh dua pembom bunuh diri dan seorang pria bersenjata, semuanya diyakini sebagai gerilyawan Boko Haram yang telah melakukan pemberontakan dengan kekerasan di wilayah tersebut sejak 2009, demikian kata polisi setempat seperti dilansir dari kantor berita Anadolu.
"Sebelas orang termasuk tiga pembom tewas, sementara 15 lainnya menderita luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Spesialis Negara Maiduguri," kata Komisaris Polisi Borno Damian Chukwu dalam sebuah pernyataan yang dibacakan kepada wartawan di Maiduguri.
Serangan bunuh diri terjadi hanya beberapa jam sebelum pemilihan umum Nigeria akan dimulai. Jajak pendapat sekarang telah ditunda karena alasan logistik.
Insiden terbaru itu terjadi empat hari setelah gerilyawan menyerang konvoi Gubernur negara bagian Kashim Shettima, menewaskan sedikitnya tiga orang termasuk seorang tentara.
Berita Terkait
-
Sejumlah Orang Tewas Saat Desak-desakan Pendukung Calon Presiden
-
Belum Dikontrak Klub, Pesepakbola Asal Nigeria akan Dideportasi
-
Khawatir Aksi Boko Haram, 30.000 Warga Nigeria Lari Mengungsi
-
Dosen USU Diseret ke Pengadilan karena Kasus Ujaran Kebencian
-
Korban Bom Surabaya : Dulu Kami Dibom, Saatnya Balas dengan Kasih dan Ampun
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati