Suara.com - Kiai Kondang asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq atau kerap disapa Gus Muwafiq mengkritik penggalan puisi yang dibacakan salah satu pencetus gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman di acara Munajat 212 yang berbunyi: "Kalau sampai tidak kau menangkan kami, maka aku khawatir tidak ada lagi yang menyembah-MU."
Terkait hal itu, Gus Muwafiq menyebutkan, puisi yang dibawa secara emosional itu dianggap terlalu berlebihan. Pasalnya, dia menilai puisi yang dibawakan ustazah kondang itu dinilai sangat politis.
“Serem saya membayangkannya, ‘Kalau sampai tidak kau menangkan kami, maka aku khawatir tidak ada lagi yang menyembah-MU’. Acting (bersandiwara) boleh, tapi jangan begitu berlebihan,” kata Gus Muwafiq dalam sebuah video.
Menurut Kiai Muwafiq doa tersebut sangan berlebihan karena dalam redaksinya, Neno mengatakan jika salah satu kandidat Presiden yang didoakannya kalah maka Neno khawatir kelak tidak akan yang menyembah Allah SWT.
Pasalnya, kedua kandidat yang sedang bertarung dalam pemilihan Presiden saat ini, baik petahana Joko Widodo maupun penantang Prabowo Subianto sama-sama beragama Islam. Sehingga tidak mungkin menurut kiai ini salah satu dari keduanya akan mendiskreditkan agamanya sendiri.
“Siapa yang kau maksud itu? Dua calon Presiden ini sama-sama muslim. Pak Jokowi muslim, Pak Prabowo juga muslim. Bahkan wakilnya Pak Jokowi seorang kiai yakni Kiai Ma’ruf Amin. Wakilnya Pak Prabowo santri milenial Pak Sandiaga Uno. Kenapa kau sebut kalau salah satu kalah, kalau Allah tidak memenangkan dirimu tidak ada lagi yang akan menyembah Allah? Ini doa apa. Mbok mikiro,” katanya seperti dikutip dari Beritajatim.com.
Sebagai seorang yang dianggap sebagai pemuka agama, Neno semestinya lebih memainkan peran penting untuk menjaga bangsa dari perpecahan. “Jangan gitu. Kita sama-sama beragama, sama-sama berbangsa, sama-sama bernegara, kita lindungi bangsa ini,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Komentar Pedas Gus Muwafiq soal Doa Munajat 212 Neno Warisman: Mikir!
-
Ma'ruf Amin: Saya Orang 212, Kok Nggak Diundang ke Munajat 212?
-
Doa Perang Badar di Munajat 212, Ma'ruf: Doa Neno Warisman Tak Akan Manjur
-
Neno Warisman Harusnya Sampaikan Doa yang Menyejukan Bukan Sebaliknya
-
Jusuf Kalla Angkat Bicara Soal Intimidasi Kepada Jurnalis di Munajat 212
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan