Suara.com - Seorang warga berinisial S melaporkan kasus pelecehan seksual yang telah menimpa KAP, putrinya yang masih berusia tiga tahun. Laporan itu dibuat S setelah balitanya diduga dicabuli pelaku misterius di kuburan hingga kemaluannya lecet.
"Sudah melapor, saya melapor tanggal 8 Febuari ke Polresta Depok. Tapi sampai sekarang pelaku belum ditangkap. Anak saya sekarang masih trauma, tapi sudah lebih baik kondisinya," ucap ayah korban S di kediamanya daerah Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Kamis (28/2/2019).
S menjelaskan, peristiwa pencabulan itu terjadi pada Senin (4/2/2019) lalu di tempat pemakaman umum (TPU) di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat di dekat tempat kerja istrinya berinisial NK.
Ia menambahkan anaknya sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan visum. Dari hasil pemeriksaan dokter RS Polri, luka lecet yang ada di alat vitalnya itu akibat perbuatan pencabulan.
Buntut dari aksi bejat pencabul itu membuat psikis KAP menjadi terguncang.
"Anaknya trauma kalau ada orang tidak dikenal takut," ucapnya.
Menangapi hal ini, Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengaku polisi masih menyelidiki kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di lokasi pencabulan tersebut.
"Masih kita kumpulkan data dan saksi, serta menunggu hasil visum," ucap singkat Firdaus. (Supriyadi)
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Samsung Galaxy M20 Cuma Pakai Layar TFT, Tapi Ini yang Membuatnya Bagus
Berita Terkait
-
Korban Ricuh Ormas Saat Prabowo Kampanye di Yogyakarta Lapor Polisi
-
Pemuda Bertato Malaikat Bersayap Tewas Digorok, Polisi Tembak Pelakunya
-
Kesal Dituduh Curi Cabai, Dahyul Digorok Rekannya di Kebun Sawit
-
Dirampok Polisi Gadungan, Miskan Diborgol dan Kepala Dibekap Plastik
-
Satpol PP Dibacok Preman Pasar, Wali Kota Risma: Kami Sudah Tahu Pelakunya!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal