Suara.com - Seorang penjual daging bernama Miskan menjadi korban perampokan setelah rumahnya di Desa Sugihwaras Kecamatan Candi, Jawa Timur pada Selasa (26/2/2019) disantroni pelaku bersenjata api. Pelaku yang mengaku-ngaku sebagai anggota polisi itu memborgol tangan dan membekap kepala korban dengan menggunakan kantong plastik.
Dalam aksi perampokan itu, para pelaku berhasil menggasak uang Rp 15 juta dan menggondol sepeda motor milik korban.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Harris, Rabu (27/2/2019) mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang ada di sekitar rumah korban.
“Petugas masih melakukan penyidikan. Saksi-saksi sudah dimintai keterangan, dan petugas juga terus mengumpulkan alat bukti untuk mengidentifikasi siapa pelaku tersebut," kata Harris seperti dikutip Beritajatim.com.
Menurutnya, korban masih kesulitan untuk menjelaskan ciri-ciri pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu kepada polisi. Harris pun belum bisa menyimpulkan soal jenis senpi yang digunakan pelaku untuk mengancam korban.
“Korban sulit mengenali. Karena mulai masuk rumah dan kabur, pelaku terus memakai helm. Korban kepalanya ditutup tas kresek plastik dan diborgol tangannya,” kata dia.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Satpol PP Dibacok Preman Pasar, Wali Kota Risma: Kami Sudah Tahu Pelakunya!
-
Kesal Tak Dibesuk Rekannya, Pelaku Curanmor Akhirnya Ngoceh ke Polisi
-
Iwan Tipu Calon Pramugari Lion Air sampai Ratusan Juta
-
Pakai Daging Babi, Dua Pedagang Sate Jadi Tersangka
-
Tembak Bocah Pakai Senapan Angin, PNS Ini Kini Meringkuk di Penjara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat