Suara.com - Saddam Hussein ditangkap polisi saat isap sabu dengan teman. Polisi menangkap Saddam Hussein di Blitar, Jawa Timur.
Saddam Hussein bekerja sehari - hari berdagang es batu. Namun apes, Saddam Hussein ditangkap polisi saat isap sabu dengan teman pekan lalu.
"Es batu memang kelihatan seperti sabu Pak, tapi bukan karena itu saya nyabu," ujar Sadam Husein (19) menjawab pertanyaan Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha di hadapan wartawan di Mapolres Blitar, Senin (4/3/2019).
Saddam Hussein merupakan warga Sanankulon, Blitar. Saddam Hussein mengaku isap sabu karena diajak temannya.
Beruntung teman Saddam Hussein lolos dari sergapan polisi saat nyabu berdua pekan lalu.
"Pas saya mau keluar sudah ada polisi, teman saya malah berhasil kabur," ujar Saddam Hussein yang digelandang ke tahanan polisi bersama barang bukti 0,08 gram sabu beserta alat hisapnya.
Pada operasi yang berbeda, pihak Satnarkoba Polres Blitar juga berhasil menangkap dua pengguna sabu yang lain di Kecamatan Bakung, Blitar pada 28 Februari yaitu Refano Surya Ady da Richad Singgih saat keduanya sedang nyabu. Bersama kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti, antara lain, berupa 0,4 gram sabu.
Kapolres Anis mengatakan polisi tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba khususnya jenis sabu yang mulai banyak di temukan di wilayah Blitar.
"Kami melihat ada kecenderungan bergesernya pelanggaran narkoba di Blitar dari penggunaan pil koplo ke sabu-sabu," ujarnya.
Baca Juga: 12 Tahun Dikubur, Mayat Saddam Hussein Hilang dari Liang Lahad
Kontributor : Agus H
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF
-
Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai