Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, Johnny G. Plate mengatakan tudingan Amien Rais yang menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingatannya pendek tidak akurat. Johnny menganggap Amien Rais hanya menyebut Jokowi bohong soal dana Rp 11 ribu triliun di luar negeri.
Hal ini disampaikan Johnny sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan IV tahun sidang 2018-2019.
"Ini yang ingatannya pendek siapa? Setelah tax amnesty semuanya telah berubah. Kalau sekarang bilang ada Rp 11 ribu triliun, maka itu sama saja dengan mengatakan hal yang tidak akurat," ujar Johnny di Gedung Nusantara II Senayan, Jakarta Senin (04/03/2019).
Amien Rais, yang juga Ketua Dewan Kehormatan PAN itu sebelumnya menudinga ingatan Jokowi pendek. Sebab Presiden Jokowi dinilai tidak ingat pernah mengatakan kebocoran uang negara sampai Rp 11 ribu triliun.
Jokowi kala itu minta bukti soal perkataan Calon Presiden Prabowo Subianto terkait kebocoran uang negara Rp 11.000 triliun.
"Bahwa uang warga Indonesia yang mengalir keluar negeri Rp 11 ribu triliun. Lalu disampaikan oleh petahana, mana buktinya, mana buktinya. Ternyata dia sendiri mengatakan sudah lupa," kata Amien di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019) kemarin.
Berita Terkait
-
Jokowi: Masuk ke Pemerintahan Harus Bisa Menyesuaikan dengan e-Government
-
Jokowi Minta Siswa SMA Berani Luruskan Berita Hoaks di Medsos
-
Disebut Lebih Dekat ke Jokowi, PKS: Sikap Kami Sudah Jelas
-
Pernah Akui Rp 11.000 Triliun di Luar Negeri, Fahri Sebut Jokowi Blunder
-
Jokowi Ungkap Cerita yang Jadi Inspirasi di Balik Kartu Saktinya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?