Suara.com - Hujan es di Aceh membuat heboh. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menyebutkan, hujan es disertai angin puting beliung yang menerjang Gampong (desa) Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Selasa (5/3/2019 siang, merupakan salah satu fenomena hidrometeorologi biasa.
Hujan es yang berbentuk kristal-kristal berukuran kecil atau berbentuk batu es kecil itu terjadi akibat terpenuhi beberapa syarat, ketika uap air turun menjadi hujan berada di lapisan atmosfer.
"Itu, fenomena hidrometeorologi biasa. Bukan hal yang aneh, apalagi disangkut-pautkan dengan mistis.Terjadinya hujan es, tidak terlepas dari awan Cumulonimbus," kata Kepada Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad di Banda Aceh, Rabu (6/3/2019).
Syarat utama, terangnya, yakni hujan tumbuh di dalam awan Comulonimbus, lalu memiliki dasar awan yang sangat rendah, dan terakhir bila di bawah permukaan awan maka suhunya sangat dingin.
"Bila tiga syarat tersebut sudah terpenuhi, maka besar kemungkinan akan turun hujan berbentuk butiran es," katanya.
Ia mengatakan, di dalam lapisan awan Comulonimbus terjadi perbedaan tekanan udara antara puncak awan dengan dasar awan yang sangat signifikan. Ketika tekanan udara berada di puncak awan, lanjut dia, maka terjadi gaya dorong masa udara ke atas sangat kuat. Tapi bila di dasar awan mengalami tekanan rendah, maka akan terjadi gaya dorong sangat kuat ke bawah atau kepermukaan bumi.
"Hal ini yang menyebabkan butir-butiran es di dalam awan Comulonimbus terdorong jatuh ke bumi, dan melewati udara dingin di bawah permukaan awan. Hingga butir-butiran es dari awan itu jatuh, dan tidak sempat mencair. Inilah yang disebut dengan hujan es," jelasnya.
Seperti diketahui, bencana Hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi faktor cuaca, seperti banjir, longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, angin kencang, puting beliung, dan lain sebagainya.
"Hujan es terjadi akibat awan Comulonimbus, maka bencana yang mungkin ditimbulkan. Antara lain, hujan lebat, kilat atau petir, angin kencang, dan juga puting beliung," tutur Zakaria.
Baca Juga: Hujan Es di Sleman, Belasan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung
Kemarin dilaporkan, peristiwa hujan es yang disertai angin kencang puting beliung telah "menerjang" satu Gampong (desa), yakni Lhok Keutapang di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh pada Selasa siang sekitar pukul 15.00 WIB.
"Akibatnya, ada enam unit rumah masyarakat rusak. Di antaranya dua rusak berat, dua rusak ringan, dan dua lagi rusak ringan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek.
Ia menambahkan, keenam unit rumah milik masyarakat yang rusak akibat hujan batu es, dan disertai angin kencang tersebut berada di Dusun Geunie, Gampong Lhok Keutapang.
Sebanyak enam kepala keluarga dengan total 15 jiwa yang selama ini menempati rumah tersebut menjadi korban terdampak, akibat kedua peristiwa fenomena alam cukup jarang terjadi di provinsi paling Barat Indonesia ini. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba