Suara.com - Irwan Fajar Subaditya, sopir Grab nekat berpura-pura menjadi anggota TNI Gadungan hanya untuk bisa menikahi seorang gadis berinisal SM secara siri. Saat melancarkan aksi penipuan itu, Irwan mengaku sebagai anggota militer dinas di Reserse Angkatan Laut berpangkat Mayor.
Bahkan, dari penyamaran itu, Irwan sudah memiliki anak dari SM yang dinikahinya Desember 2015. Meski aksinya sempat berjalan mulus, kedok Irwan yang menyamar sebagai TNI itu akhirnya terbongkar lantaran ulah pongahnya kepada warga.
Bermodal informasi tersebut, Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono memerintahkan Kadislidpam Pom Lantamal V menurunkan Tim Lidkrimpamfik guna menyusun rencana dengan mengerahkan 4 Personil Lidpam mengamankan oknum tersebut.
Maka dilakukan pengintaian dan pengendapan oleh personil Lidpam di sekitar rumah warga. Pukul 21.00 WIB, pelaku datang. Saat itu pula, Tim Lidpam langsung menangkap dan membawanya ke Mako Polisi Militer Lantamal V Surabaya.
"Hasil pemeriksaan, Irwan bukan anggota militer melainkan bekerja sebagai sopir Grab di wilayah Surabaya," jelas Kolonel Joko seperti dikutip Kabarnusa.com-jaringan Suara.com, Kamis (7/3/2019).
Kepada petugas, Irwan mengaku dengan berpura-pura menjadi anggota militer, akan lebih mudah baginya mendapatkan perempuan dan uang dengan cepat.
Modus dilakukan, mengaku perwira menengah TNI AL berpangkat Mayor bekerja di Pertamina.
Pelaku kemudian merayu perempuan (SM) yang akhirnya tertipu. Bahkan, SM mau diajak menikah siri bulan Desember 2015. Dari pernikahan itu menghasilkan seorang anak.
"Saya tegaskan lagi d isini, Irwan Fajar Subaditya bukanlah anggota militer, melainkan orang sipil yang mencoba mencari keuntungan pribadi dari upaya penipuan dengan mengaku sebagai anggota TNI AL," tegasnya.
Baca Juga: Pakistan Klaim Tangkap 40 Anggota Militan Terkait Bom Kashmir
Ulah pelaku sangat merugikan nama baik institusi TNI/TNI AL. Pelaku segera dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut.
Sumber: Kabarnusa.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura