Suara.com - Mantan terdakwa pembunuhan kakak tiri dari Kim Jong-Un, Kim Jong-Nam, Siti Aisyah berterimakasih ke Presiden Jokowi atau Joko Widodo. Siti Aisyah bebas dari dakwaan pembunuhan.
Siti Aisyah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019) begitu jaksa mencabut dakwaannya terhadap kasus pembunuhan Siti Aisyah di pengadilan Malaysia.
Siti Aisyah tiba di Jakarta pukul 17.35 WIB, sebelumnya dijadwalkan pesawatnya tiba pukul 16.00 WIB. Ia didampingi oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna Laoly, Dirjen Perlindungan Kemenkumham, Iqbal, dan Dirjen Administrasi Umum Kemenkumham, Cahyo.
Siti Aisyah yang mengenakan kerudung merah muda nampak selalu melempar senyum saat menjelang konferensi pers. Saat ditanya mengenai perasaannya, ia mengaku mengungkapkan kebahagiaannya dengan kata-kata.
"Perasaan saya senang dan bahagia. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Terima kasih Pak Jokowi," ujar Siti dengan wajah berbinar-binar di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (11/03/2019).
Siti Aisyah mengaku selama ditahan, ia diperlakukan dengan baik oleh Kepolisian Malaysia. Ia juga tak sabar untuk menemui keluarganya. Siti Aisyah dan rombongan Kemenkumham langsung menuju ke Kementerian Luar Negeri, tempat keluarga Siti Aisyah menunggu.
"Saya diperlakukan dengan baik oleh polisi Malaysia. Habis ini mau langsung ketemu keluarga," kata Siti Aisyah.
Warga Negara Indonesia atau WNI pembunuh Kim Jong-Nam, Sito Aisyah bebas. Siti Aisyah sebelumnya dituduh membunuh kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un
Jaksa mencabut dakwaan terhadap Siti Aisyah di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Senin (11/3/2019). Jaksa memutuskan membebaskan terdakwa pembunuhan dari Indonesia Siti Aisyah.
Baca Juga: Akhirnya, Siti Aisyah Kembali ke Indonesia
Pada sidang yang dipimpin hakim Dato' Azmi Bin Ariffin tersebut, jaksa penuntut umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan semenjak 1 Maret 2017 tersebut.
Berita Terkait
-
Akhirnya, Siti Aisyah Kembali ke Indonesia
-
Siti Aisyah Bebas dari Tuduhan Bunuh Kakak Kim Jong Un, Banten Syukuran
-
Bebas dari Tuduhan Membunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah Pulang Sore Ini
-
Bebas dari Tuduhan Pembunuhan, Siti Aisyah Akan Pulang ke Indonesia
-
Siti Aisyah Dibebaskan, Kemenlu: Malaysia Sejak Awal Tak Punya Bukti Kuat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri