"Katanya luka-luka di sekujur tubuh adalah sundutan rokok. Jadi yang paling dia rasakan beratnya penyiksaan adalah pertama ditidurkan di balok es sama Waluyo Jati ditidurin di balok es dalam keadaan telanjang," tutur Marufah.
"Kedua digantung pake tali tapi kepala di bawah entah berapa menit dilakukan seperti itu sampai sekarang nggak pernah cerita. Jadi mungkin rambut berdiri mungkin syaraf-syarafnya tegang," ujarnya.
Sesampainya di rumah, Faisol Reza masih merasa cemas dan stres lantaran keberadaan intel yang masih membuntuti dirinya. Ia kemudian memutuskan pergi meinggalkan rumah dan berpindah-pindah tempat dalam durasi singgah yang singkat.
"Tapi dia duduk stress kakinya naik di atas kursi, ada kucing lewat kagetnya setengah mati, kucing lewat di jendela kaget dia saking stresnya. Pindah dapat berapa jam minta pindah lagi, mintah pindah lagi. Terakhir di mana saya nggak tau cuma pamit mau balik ke Jakarta via telepon waktu itu telepon rumah," kata Marufah.
Marufah baru benar-benar tenang setelah mendapati dengan pasti kabar bahwa Faisol Reza dalam keadaan baik-baik saja di Jakarta. Meski senang, Marufah mengaku masih memendam kesedihan yang sama dengan para keluarga korban 98 yang anak maupun saudaranya tak diketahui sampai saat ini.
"Tapi saya tetap eksis sama perjuangan IKOHI karena saya punya perasaan sama ibu-ibu yang belum ditemukan anaknya, seandainya anak saya seperti itu. Saya berusaha untuk datang. Itu lah sedikit kisah perjuangan tentang Faisol Reza yang sekarang sudah bisa menjadi orang Jakarta," tutur Marufah.
Diketahui Faisol Reza sekarang merupakan anggota DPR RI Komisi XI dari Partai Kebangkitan Bangsa.
Tag
Berita Terkait
-
Keluarga Korban Penculikan 98: Pilih Jokowi, Jangan Pilih Monster Itu!
-
#KalahkanCapresPelanggarHAM, Korban Penculikan 98 Dukung Jokowi 2 Periode
-
Pro Kontra Penghapusan Panggilan Kafir untuk Non Muslim
-
Guntur Romli: Sebut Orang Kafir Masuk Ujaran Kebencian
-
Ulama: Penghapusan Panggilan Kafir sesuai Bahtsul Masail NU
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK
-
Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?
-
Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG
-
Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!
-
Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita
-
Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat
-
Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI
-
Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian