Suara.com - Polisi masih mengidentifikasi ciri-ciri pelaku teror yang membakar dua unit sepeda motor di garasi rumah warga bernama Putu Sunartawan di Jalan Irawan nomor 1 Banjar Liligundi Ubung Kaja, Denpasar, Bali, Kamis (14/3/2019) dini hari.
Dugaan sementara, pelaku yang menggunakan sepada motor itu membakar kendaraan warga dengan menggunakan botol berisi minyak tanah.
“Pelaku datang naik motor dan langsung melakukan pelemparan botol,” kata Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan seperti dilansir Beritabali.com--jaringan Suara.com, Jumat (15/3/2019).
Untung saja, kata Kombes Ruddi, pemilik rumah terbangun dan langsung memadamkan api di sepeda motor. “Ingat ya bukan suara ledakan. Ini hanya ada botol pecah ada keluar api. Pemilik rumah langsung memadamkan,” ucap mantan Wadireskrimsus Polda Bali ini.
Hingga kini, kata mantan Kapolres Badung itu, pihaknya masih menyelidiki kenapa rumah korban menjadi sasaran pelemparan. Termasuk menyelidiki apakah selama ini pemilik rumah yang bekerja sebagai security memiliki masalah dengan orang lain. “Kami masih selidiki apakah korban ada masalah dengan orang lain. Informasi sekecil apapun akan kami selidiki,” jelasnya.
Kombes Ruddi juga meminta kepada awak media untuk tidak mengkait-kaitkan kasus pelemparan ini dengan kasus serupa yang terjadi di Jawa. “Jangan kait-kaitkan dengan seperti di daerah Jawa, karena masih kami selidiki,” terangnya.
Diterangkannya, saat ini katanya pihaknya masih memeriksa keterangan 2 orang saksi. Pengembangan penyelidikan juga akan diarahkan diseputaran rumah korban. “Rumah korban itu masuk gang dan 25 meter dari jalan raya, masih didalami,” ujarnya
Berita Terkait
-
Teror Pembakar Kendaraan Beraksi di Bali, Dua Motor Warga Hangus
-
Gorok Leher Ibunya hingga Nyaris Putus, Rozikin Jalani Tes Kejiwaan
-
Bocah 10 Tahun Korban Pasung Keluarga Kini Diurus Dinsos
-
Cerita Ayah Tiri Pembunuh Pemuda Difabel Pakai Racun Tikus
-
Kerugian Negara Masih Ditelisik, Korupsi Dana Kemah Belum Ada Tersangka
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office