Suara.com - KPK menangkap 4 orang dalam operasi tangkap tangan di Surabaya, Jawa timur, Jumat (15/3/2019) pagi. Salah satunya Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
KPK membawa mereka ke Gedung KPK, Jakarta melalui Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur sekira pukul 17.20.
Informasi yang didapat di lapangan, merka berangkat ke Jakarta dengan menumpang pesawat Batik Air.
Sesuai data Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, ada 13 orang yang berangkat ke Jakarta bersama Romahurmuzy termasuk petugas dari KPK.
Berikut 4 nama yang ditangkap KPK:
1. M.Romahurmuzy ( Ketua Umum PPP)
2. Haris Hasanuddin (Kakanwil Kemenag Prov Jatim)
3. Muh.Muafaq wirahadi (Kadis Kemenag Kab Gresik)
4. Agtaria adriana (Swasta)
Diketahui, Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK membenarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy ditangkap. Ketua Umum PPP Romahurmuziy ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).
Ketua KPK Agus Raharjo belum dapat menyampaikan pihak-pihak yang diakukan penangkapan tersebut. Namun, masih bersama tim penyidik masih dilakukan pemeriksaan intensif di Polda Jawa Timur.
"Betul ada giat KPK di Jawa timur," kata Agus kepada suara.com, Jumat (15/3/2019).
Baca Juga: Pengamat: Penangkapan Romahurmuziy Akan Digoreng, TKN Waspada
Agus menyebut pasca Romahurmuziy ditangkap KPK akan menentukan status pihak yang ditangkap dalam waktu 1x 24 jam sesuai KUHAP.
"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," ujar Agus.
Tag
Berita Terkait
-
Rommy Ditangkap, Maruf: Pemberantasan Korupsi Era Jokowi Semakin Canggih
-
Pengamat: Penangkapan Romahurmuziy Akan Digoreng, TKN Waspada
-
4 Pernyataan Romahurmuziy Dukung Jokowi, Revisi Doa sampai Inisial M
-
KPK Duga Rommy Sering Bertransaksi Soal Jual Beli Jabatan di Kemenag
-
Romahurmuziy Ditangkap KPK Terkait Jual Beli Jabatan di Kementerian Agama
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!