Suara.com - Cerita lucu sekaligus mengagetkan baru saja dialami oleh salah satu pakar penerbangan Indonesia, Alvin Lie. Ini karena ia sempat dikira sebagai seorang pilot gadungan yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta pada Jumat (22/3/2019) kemarin.
Cerita bermula saat seorang pria bernama lengkap Alvin Adithya Darmawan dibekuk petugas Bandara Soekarno Hatta lantaran mengaku-ngaku sebagai pilot di maskapai penerbangan Garuda Indonesia.
Agar lebih meyakinkan, Alvin juga mengenakan seragam layaknya seorang pilot asli lengkap dengan topi pilotnya.
Penangkapan itu juga dibenarkan Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Victor Togi Tambunan saat dihubung Suara.com, Jumat kemarin.
Kabar tertangkapnya 'Alvin palsu' pun beredar luas di lama media daring. Dari situlah, nama Alvin Lie yang merupakan anggota Ombudsman sekaligus pakar penerbangan sempat dikira sebagai Alvin yang tertangkap di Bandara Soetta itu.
Yang uniknya lagi, kedua orang yang memiliki nama depan Alvin itu, sama-sama hendak terbang ke menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan tujuan yang sama pula, Semarang.
"Bedanya saya berangkat Jumat pagi pukul 07.55 WIB dengan nomor penerbangan GA 232, sementara dia (Alvin pilot gadungan) berangkat siangnya, kalau gak salah GA 238, dan sama-sama hendak ke Semarang, maskapainya juga sama," ujar Alvin Lie saat dihubungi Suara.com, Sabtu (23/3/2019) siang.
Menurut Alvin, banyak teman-temannya yang heboh dan menanyakan akan kabar penangkapan Alvin itu. Tak sedikit yang mengira jika dirinyalah yang tertangkap di Bandara Soekarno Hatta itu.
"Ya kaget, tapi ini jadi lucu-lucuan gitu, kebetulan namanya sama, naik maskapai yang sama, tujuan sama, harinya juga sama. Cuma beda waktu saja," ujar dia lagi.
Baca Juga: Gara-gara Unggah 'Cerpen LGBT', Situs Persma USU Disuspensi Rektorat
Penangkapan Pilot Gadungan
Untuk diketahui, Polresta Bandara Soekarno Hatta pada Jumat kemarin memang menangkap seorang bernama lengkap Alvin Adithya Darmawan.
"Pada sekitar 11.40 WIB, penumpang atas nama Alvin Adithya Darmawan yang mengaku sebagai Pilot Garuda melakukan check in," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Victor Togi Tambunan kepada Suara.com, Jumat (22/3/2019).
Saat gerak-geriknya dicurigai dan dianggap asing, seorang kapten pilot Garuda lalu mendatangi Alvin yang berseragam bak pilot profesional. Pilot gadungan itu pun gelagapan ketika ditanya-tanya kapten pilot Garuda. Alhasil, keberadaan Alvin pun kemudian dilaporkan ke polisi.
Pasca ditangkap, Alvin langsung digelandang ke Polresta Bandara Soetta. Hingga kini, pemuda itu masih diinterogasi soal motifnya berpura-pura sebagai pilot.
"Atas kejadian tersebut, Kapten Andre segera melaporkan ke Avsec GP yang berada di depan SCP2. Selanjutnya dilaporkan ke Polresta Bandara," jelasnya.
Berita Terkait
-
Ditolak Masuk Sekolah Penerbangan, Alvin Nekat Nyamar Jadi Pilot
-
Masuk Bandara Sambil Berlagak Jadi Pilot Garuda, Alvin Ditangkap
-
DPR: Kartel Tiket Pesawat Bisa Dihentikan Pemerintah
-
Kronologi Pesawat Garuda ATR 72-600 Gagal Terbang di Bandara Ngurah Rai
-
Garuda Akui Sukar Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus