Suara.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepasliarkan dua ekor buaya muara (Crocodilus porosus) di Sungai Salawai Desa Sawai Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Minggu (24/3/2019).
Pelepasliaran hewan buas tersebut dilakukan oleh Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) yang sebelumnya menyatakan kondisi dua ekor buaya muara tersebut dalam keadaan sehat.
Tim pelepasliaran berangkat sejak Sabtu (23/3/2019) dari kandang transit BKSDA Maluku di Passo Ambon menuju Desa Sawai dengan membawa dua ekor buaya muara.
Jarak tempuh untuk mencapai lokasi pelepasliaran sekitar sembilan jam melalui perjalanan darat dan laut.
Sekitar Pukul 21.00 WIT, tim baru tiba di Desa Sawai. Kemudian, pada Minggu (24/3/2019), tim WRU berangkat menyusuri sungai Salawai di Desa Sawai dengan menggunakan longboat sekitar 45 menit.
Kepala BKSDA Maluku Mukhtar Amin Ahmadi menjelaskan Tim WRU bersama petugas Resort PTN Masihulan Balai Taman Nasional Manusela menemukan lokasi yang cocok dan langsung melepasliarkan dua ekor buaya muara tersebut.
"Satu persatu buaya dilepaskan dan langsung enjoy berenang menyusuri sungai Salawai," katanya seperti dilansir Teras Maluku - jaringan Suara.com.
Untuk diketahui, buaya muara merupakan salah satu jenis hewan yang dilindungi.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam Masih Imbang Tanpa Gol di Paruh Pertama
Tag
Berita Terkait
-
Mahasiswa Maluku Gelar Aksi Massa Tuntut Legalisasi Minuman Keras Sopi
-
Pelajar SMA Perkosa Emak-emak yang Sedang Tidur di Indekos
-
Cari Ikan di Sungai Malah Ketemu Buaya, Misrel Diterkam Saat Menyelam
-
Usai BAB di Pinggir Pantai, Bocah 13 Tahun Digilir Empat Pemuda Mabuk
-
Terungkap Jadi Bandar Sabu, Oknum Polisi Ajudan Pejabat Terancam Dipecat
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif