Suara.com - DPRD DKI Jakarta akan menetapkan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) pada Senin (25/3/2019) hari ini, sedianya dua rapat akan digelar di Gedung Parlemen Kebon Sirih. Dalam rapat tersebut rencananya tarif MRT akan disesuaikan per stasiun.
Rapat pertama adalah rapat gabungan pembahasan akhir antara komisi C dan B dengan Dinas Perhubungan dan PT LRT dan PT MRT. Dilanjutkan dengan Rapat Pimpinan Gabungan yang dihadiri pimpinan DPRD DKI.
Berdasarkan keterangan yang diterima Suara.com, rapat pertama akan digelar pada pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan Rapimgab pada pukul 13.00 WIB.
"Penyampaian laporan hasil pembahasan Komisi B dan Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta terhadap Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 178/-1.811.3 tanggal 25 Februari 2019 tentang tarif MRT dan LRT, dilanjutkan persetujuan tarif MRT dan LRT," tulis keterangan acara yang diterima Suara.com, Senin (25/3/2019).
Namun hingga pukul 11.30 WIB rapat pertama belum juga dimulai, di ruang rapat serbaguna lantai 3 DPRD DKI sudah terlihat Ketua Komisi B DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, Plt. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko sudah hadir di dalam ruang rapat bersama dengan pihak PT MRT dan LRT.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membocorkan tarif MRT sudah masuk tahap final karena tinggal ketok palu saja. Dia menyebut tarif tidak flat atau dipatok sama, lantaran besaran tarif disesuaikan perjalanan stasiun.
"Tarif itu bukan tarif flat. Jadi ada yang di bawah Rp 10 ribu ada yang di atas Rp 10 ribu tergantung Anda dari mana mau kemana. Jadi ini bagian dari kebiasaan baru, kita kebiasaannya tarifnya flat, kalau ini tarifnya berdasarkan stasiun, anda naik dari stasiun mana turun di stasiun mana itu nanti beda-beda," ujarnya saat peresmian MRT di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019).
Anies menuturkan, formula tarif tersebut telah disetujui oleh beberapa pihak termasuk DPRD DKI Jakarta. Hanya saja formula tersebut, menunggu diketok oleh DPRD DKI Jakarta.
"Kenapa saya tidak diberitahu sekarang, meskipun nanti disepakati, tapi belum di getok, kesepakatannya sudah nanti digetoknya hari senin. Ada etikanya, ya diumumkan sesudah ditetapkan. Jadi saya ada di kantong saya ada sekarang tarifnya ada dari setiap stasiun ada, tapi saya ingin jaga etikanya diumumkannya hari Senin," ucap dia.
Baca Juga: Anies Akui Integrasi MRT dan Halte Busway Belum Ramah Difabel
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa