Suara.com - Sebuah thread di jejaring sosial Facebook soal surat suara yang sudah tercoblos di Medan, Sumatera Utara, disorot calon legislatif Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas.
Melalui akun Twitter miliknya, @TsamaraDKI, Tsamara Amany mengungkap kejanggalan dalam thread yang diunggah ke grup Facebook, United Muslim Cyber Army (UMCA) oleh akun Susi Zi.
Dalam thread itu, warganet tersebut memberitahukan adanya temuan kertas suara yang tercoblos dan menyerukan calon pemilih untuk merekam jika ada temuan.
"Tolong jika saat pencoblosan ditemukan kertas suara telah tercoblos, rekam bersama petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara--RED) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu--RED)," tulis warganet tersebut.
Warganet itu juga melampirkan foto surat suara yang tercoblos di bagian caleg PSI, Tsamara Amany, di nomor 11. Tulisan di foto itu menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) condong ke kubu 01.
"Tolong dishare ke semua grup. Kertas suara di Medan sudah dicoblos 01. Ternyata KPU Pro 01. Dan digerebek oleh pendukung 02," demikian tertulis di surat suara tersebut.
Nah, thread tersebut dikomentari oleh Tsamara Amany. Dia mengendus adanya kejanggalan dalam kertas suara tersebut, terlebih namanya yang dicoblos.
"Aku ingin tertawa tapi aku takut dosa. Kata mereka surat suara di Medan sudah dicoblos. Tapi kok surat suaranya ada nama saya ya? Sejak kapan saya nyaleg di Medan?" kicau Tsamara seperti dikutip Suara.com, Rabu (27/3/2019).
Cuitan Tsamara Amany tersebut dibongkar lagi oleh Gustika Jusuf Hatta, cucu Wakil Presiden Pertama RI Muhammad Hatta, lewat akun Twitter miliknya, @Gustika.
Gustika meyakini bahwa foto tersebut mengambil dari surat suara orang lain yang dikirim melalui pos untuk daerah pemilihan luar negeri.
"Yakin pasti ini nyomot foto surat suara orang yang dikirim lewat pos untuk Dapil luar negeri. Tapi kalau mau bikin propaganda mbok ya pinter dikit... pakai foto surat suara Presiden/Wapres kan lebih believable," cuit Gustika.
Kemudian, Tsamara Amany me-retweet kicauannya pada 24 Maret terkait surat suara tercoblos dari dapil luar negeri.
"Untuk yang nanya kenapa ada surat suara yang sudah diberikan dan dicoblos. Di beberapa kawasan di LN, memang surat suara sudah dikirim dan bisa dikirim kembali setelah dicoblos via pos. Selamat memilih, teman-teman di Luar Negeri!" kicau Tsamara.
Hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi langsung dari Tsamara Amany terkait beredarnya foto surat suara tersebut.
Berita Terkait
-
Lamaran Sandiaga Uno Cuma Settingan, PSI: Poligami Kok Dibuat Main-main?
-
Oknum Camat di Manado Diduga Copot Bendera PSI, Ini Reaksinya usai Tepergok
-
Tsamara Amany Curhat Spanduknya Dicopot Orang Tak Dikenal
-
Debat Panas! Andi Arief Sebut PKI dan PSI, Jubir PSI Bilang Junkie
-
Romahurmuziy Ditangkap, PSI Singgung Pidato Serangan ke Partai Nasionalis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus
-
Momen Gibran Kasih Perintah Gubernur Kalsel di Depan Warga: Tolong Aspirasi Mahasiswa Diselesaikan
-
Lobi Prabowo-SBY Bikin Demokrat Ubah Sikap Soal Pilkada? Ini Kata Gerindra
-
Pilkada Lewat DPRD Bukan Cuma Hemat Biaya, Populi Center: Ini 4 Syarat Beratnya