Suara.com - Menyusul Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Joni Hermana kini juga tengah viral. Ketenaran Joni bermula dari aksinya menyanyi lagu 'Selow' di wisuda.
Pada 16-17 Maret 2019 kemarin, wisuda ke-119 ITS digelar. Upacara kelulusan itu, menurut keterangan di kanal YouTube Institut Teknologi Sepuluh Nopember, merupakan wisuda terakhir di masa kepemimpinan Joni.
Sang rektor pun tak melewatkan momen tersebut begitu saja. Ia menghibur seluruh wisudawan dengan menyanyikan lagu 'Selow' milik Wahyu, yang kini banyak diperdengarkan di mana pun.
Di video yang sedang viral, dengan berpakaian toga, Joni berdendang sambil bergoyang, sementara UKM PSM ITS dan Stradivari Orchesta ikut mengiringi.
Joni mengubah lirik lagu 'Selow', yang tercatat pada kertas di tangannya. Lirik yang ia nyanyikan disesuaikan dengan perjuangan mahasiswa menuju wisuda.
Dirinya juga menyindri sambil bercanda saat menyanyikan lirik, "Kerjanya menunda TA." Meski sambil membaca teks, Joni tetap asyik menyanyikan lagu yang easy-listening itu.
"Sudah biasa dirimu ditinggalkan
Berlalu tanpa 'say goodbye'
oleh para wisudawan
Menyedihkan, tapi tak kau rasakan
Kau pasrahkan semua pada Tuhan
yang telah mengatur semua
Jalanmu dan juga nasibmu
di mana pun, kapan pun itu
Karena ku selow, sungguh selow
Sangat selow, tetap selow
Santai, santai
Kerjanya menunda TA," dendang Joni.
Baca Juga: Rambutnya Cuma Dicepol Asal, Luna Maya Tampil Memukau saat Liburan ke Tokyo
Sejak diunggah pada Jumat (19/3/2019), video berjudul "Lagu Selow dari Rektor dan Mahasiswa ITS ikut memeriahkan Wisuda-119 ITS" itu telah ditonton lebih dari 170 ribu kali. Banyak netizen menyampaikan apresiasi pada Joni, yang dinilai sebagai rektor rendah hati.
"Pak Joni emang keren! Gak jaim sama sekali, jadi berasa dekat sama beliau" komentar seorang netizen.
"Mantap pak joniii
tidak heran jika rektor seperti ini melahirkan pelawak hebat seperti cak lontong" tulis yang lainnya.
"Bukan mahasiswa sana tapi gue terharu," tambah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Viral! Iseng Minta Kado Wisuda, Gadis Ini Syok Diberi Uang Rp200 Juta oleh Neneknya
-
Viral Prosesi Wisuda Santri di Pesantren Tuai Pro dan Kontra, Adab Anak Kiai Diperdebatkan
-
Bukan Sekadar Prestise: Inilah Alasan Sesungguhnya Pelajar Indonesia Serbu Studi ke Luar Negeri
-
Cinta Laura Jadi Sorotan di Acara Wisuda, Bagikan Pesan Berani Menghadapi Ketidakpastian Hidup
-
Ngulik Bareng Pakar, Fenomena Sarjana Kerja Nggak Sesuai Jurusan Kuliah
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
KPK Bongkar Taktik Giring Opini Kasus Korupsi, Libatkan Artis dan Buzzer untuk Kelabui Publik?
-
Kata-kata Tajam di Patung Mesra Trump-Epstein: Persahabatan yang Dibangun dari Pesta Liar
-
KPK Endus Aliran Uang Berjenjang ke Pemuda Pancasila di Kasus Tambang Rita Widyasari
-
Imbas Lele Mentah Pada Menu MBG yang Viral, BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG di Pamekasan
-
Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran
-
Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS
-
Antisipasi Krisis Global, Banggar DPR Minta Pemerintah Sisir Program Tak Mendesak di APBN 2026
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?
-
Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru
-
Gus Yaqut Datangi Kantor KPK untuk Kasus Haji, Siap Ditahan?