Suara.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (7/4/2019). Prabowo mengklaim kampanye ini menjadi yang terbesar dalam sejarah pemilu Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan pidato politiknya. Ia menyampaikan sejumlah pernyataan yang cukup mencengangkan.
Suara.com merangkum sejumlah pernyataan Prabowo dalam kampanye akbar di SUGBK kemarin yang tergolong bombastis:
1. Negara Lagi Sakit, Ibu Pertiwi Diperkosa
Prabowo menyebut kondisi Indonesia sedang tidak baik. Lebih lanjut ia mengatakan Ibu Pertiwi sedang diperkosa oleh sikap ketidakadilan yang terjadi di negeri ini.
"Saya bersyukur berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar, terima kasih Ya Tuhan kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri. Saya berdiri disini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Inu pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian," tutur Prabowo.
2. Koruptor Diberi Pensiun
Prabowo memastikan memberantas korupsi yang ada di Indonesia bila ia terpilih menjadi presiden.
Ia menegaskan akan menindaklanjuti bukti-bukti kecurangan di kementerian dan meminta para koruptor mengembalikan uang hasil korupsi.
Baca Juga: Andalkan Rizieq Shibab, TKN Jokowi Kritik Massa Prabowo Tak Berkembang
"Insya Allah Koalisi Indonesia Adil Makmur akan tindak lanjuti bukti-bukti itu semua. Kita akan panggil koruptor-koruptor itu , kita akan minta tobat dan sadar kembalikanlah uang-uang yang kau (koruptor) curi. Ya boleh kita sisihkan sedikit lah, boleh nggak? Ya untuk dia pensiun, berapa, kita tinggalin berapa?" ujar Prabowo.
3. Sindir Pertumbuhan Ekonomi
Dalam pidato politiknya, Prabowo sempat menirukan gaya bicara seorang pemimpin politik yang memberikan pernyataan soal pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka lima persen.
Meski tak menyebutkan identitas pemimpin politik yang dimaksud, pernyataan itu dibantah oleh Prabowo.
"Kalian ingin dengar pemimpin politik Indonesia memberi sambutan? 'Saudara-saudara, ekonomi Indonesia baik. Pertumbuhan lima persen'. Lima persen endasmu," kata Prabowo.
4. Turunkan Harga Listrik Dalam 100 Hari
Prabowo berjanji bila ia dan Sandiaga Uno terpilih menjadi pemimpin Indonesia, akan mampu menurunkan tarif dasar listrik dalam kurun waktu 100 hari setelah terpilih. Prabowo mengklaim memiliki sederetan ahli di bidang itu yang siap membantunya.
"Saudara sekalian, pakar saya beri tugas. Bisa nggak kalian (pakar) menurunkan harga? Saya punya pakar Rizal Ramli. Saya tanya bisa turunkan harga listrik? Hitung-hitung berapa lama? Saya kira 1,5 tahun. Dia mengatakan tidak pak, 100 hari pertama," ungkap Prabowo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker