Suara.com - Ribuan peserta kampanye Prabowo Subianto - Sandiaga Uno datang dengan naik perahu speedboat dan perahu mesin ketek. Kampanye dilakukan di Benteng Kuto Besak Palembang, Selasa (9/4/2019).
Puluhan kapal sejak pagi bersandar di pinggiran Sungai Musi BKB membawa peserta kampanye yang umumnya berasal dari wilayah perairan sekitar Kota Palembang.
"Naik perahu lebih lancar dari pada lewat jalan darat macet, jika naik perahu angkutan bisa banyak," kata salah seorang peserta kampanye asal Kenten Laut Kabupaten Banyuasin Sumsel, Bowo Arian.
Ia dan rekan-rekannya sudah mempersiapkan perahu tersebut khusus datang ke lokasi kampanye sejak kemarin, kebanyakan peserta menaiki perahu mesin ketek berkapasitas 20 orang, namun tidak sedikit yang memaksa over-kapasitas.
Aksi peserta yang datang menaiki perahu ternyata mendatangkan untung bagi pemilik perahu ketek, bahkan banyak perahu mesin ketek ini terpaksa bolak-balik untuk membawa peserta kampanye.
Salah satunya Rahman Amin, pemilik perahu ketek mengaku kapal keteknya sudah disewa peserta kampanye sejak jauh hari.
"Alhamdulillah bisa untung empat kali lipat dari biasanya, mereka (peserta kampanye) malah kasih lebih bayarnya," ujar Rahman Amin.
Meski demikian peserta kampanye menaiki kapal ketek tanpa menggunakan pelampung pengaman, padahal terdapat penumpang anak kecil dan kapal-kapal tersebut berseliweran di antara kapal tongkang pembawa batubara.
Sebagian peserta kampanye memilih bertahan di atas kapal speedboat karena pelataran BKB sudah dipadati oleh peserta yang sejak pagi berdatangan melalui jalan darat.
Baca Juga: Wapres JK Sebut Jokowi dan Prabowo Sama-sama Menggunakan Strategi Islami
Peserta kampanye paslon 02 di BKB memadati lokasi dengan berbusana yang didominasi warna putih. Walau cuaca mendung disertai hujan gerimis, namun massa tetap bertahan sembari menunggu capres Prabowo berorasi yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres JK Sebut Jokowi dan Prabowo Sama-sama Menggunakan Strategi Islami
-
Prabowo Gebrak-gebrak Podium, TKN: Karakter Dasar Calon Presiden
-
Kampanye Prabowo di Palembang: Naik-naik Prabowo, Turun-turun Jokowi
-
Prabowo Kampanye di Palembang, Pendukung Mulai Sesaki Benteng Kuto Besak
-
Ruhut Singgung Kampanye Prabowo-Sandiaga: Pengunjung 150 Ribu Serasa 1 Juta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global