Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan terkait beredarnya foto yang menampilkan stiker kampanye pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang ditempel di seragam sekolah anak-anak sekolah dasar (SD).
Foto stiker bergambar Jokowi-Maruf di seragam anak-anak SD itu diunggah mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) Kwik Kian Gie di akun Twitter pribadinya. Alasannya mengunggah foto itu karena merasa miris melihat anak-anak SD turut dilibatkan dalam kampannye.
Kwik Kian Gie mengunggah sebuah foto yang menampilkan sejumlah siswa-siswi SD berjejer di pinggir jalan lengkap dengan seragamnya. Beberapa dari mereka memegang bendera Indonesia berukuran kecil dari bahan plastik. Tetapi di seragamnya, ada juga stiker dengan wajah Jokowi- Maruf Amin.
Namun, belum diketahui lokasi dari foto yang diunggah Kwik Kian Gie. Dirinya hanya menyayangkan pelibatan anak-anak SD dalam kegiatan kampanye. Padahal menurutnya anak-anak SD itu seharusnya difokuskan untuk belajar.
"Oh Tuhan, anak-anak sekolah dasar itu tugasnya sekolah, belajar, bukan kampanye di pasangin stiker segala," kata Kwik Kian Gie melalui akun Twitternya @KwikKianGie pada Kamis (11/4/2019).
Cuitan Kwik Kian Gie mendapat respons beragam dari warganet. Banyak yang mempertanyakan posisi Bawaslu yang terkesan diam melihat pelanggaran tersebut. Ada juga yang mengungkapkan kejadian serupa di lingkungannya.
Hingga berita ini diturunkan, cuitan Kwik Kian Gie sudah disebar ulang sebanyak 311 kali dan 426 pengguna Twitter menyukainya.
Tag
Berita Terkait
-
Punya Pendukung Militan, Prabowo Diyakini Bisa Salip Elektabilitas Jokowi
-
Jokowi Disebut Mau Hapus Pelajaran Agama, TKN Ungkit Lagi Tes Baca Alquran
-
Soal Perusakan APK, TKN: Bentuk Kekhawatiran Rival Politik Jokowi
-
Suara Jokowi Ungguli Prabowo, PDIP: Pemimpin Pintar Retorika Tak Laku
-
PDIP: Tindakan Bodoh Kibarkan Bendera Jokowi-Maruf di Kampanye Prabowo
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!