Suara.com - Beredar sebuah video aksi kampanye yang diduga dilakukan di lingkungan sekolah. Para siswa diminta oleh sang guru untuk ikut goyang dua jari jempol dan telunjuk sembari mendengarkan lagu kemenangan capres nomor urut 02 Prabowo - Sandi.
Video ini diunggah oleh pengguna akun Twitter @p3nj3l4j4h. Dalam video tampak para guru mengarahkan siswanya mengikuti gerakan joget dua jari ala Prabowo - Sandi.
"Hallo @hnurwahid bagaimana tanggapanmu. @bawaslu_RI coba telusuri dimana ini yang gunakan anak kecil begini," kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Kamis (11/4/2019).
Dalam video itu, tampak sejumlah orang berbaju putih dan mengenakan kain sorban berdiri di tengah lapangan. di hadapan mereka seorang pria yang berdiri dia atas mobil komando sembari mengarahkan goyangan dua jari seperti yang biasa dilakukan Prabowo - Sandi.
Sepanjang lagu dengan lirik Prabowo - Sandi diputar, para pria berbaju putih yang berada di lapangan terus mengangkat tangan dan salam dua jari sembari menggerakkan ke kiri dan ke kanan. para siswa yang berada di pinggir lapangan pun diminta untuk mengikuti gerakannya.
"Ayo ikuti, ikuti," ujar guru mengarahkan siswanya dalam video.
Kampanye yang diduga dilakukan di sekolah ini pun menyita perhatian warganet. Belum diketahui di mana sekolah itu berada, namun banyak warganet yang menyayangkan melibatkan anak-anak dalam proses kampanye.
"Gimana nih pak @hnurwahid, bukankah anda sangat getol menentang kampanye anak2?" kata @tsubatsa08.
"Waduuh rusak generasi kitaa, anak kecil tugasnya cuma belajar woy," ujar @u2anto.
Baca Juga: Dibuang Kubu Prabowo, Ratna Sarumpaet Tetap Setia Coblos Paslon 02
"Parah bener ini," ungkap @asapardan.
"Mohon diusut kampanye di sekolah," tutur @resjari17.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal