Suara.com - Lurah Tambora, Jakarta Barat, Dwi Kurniasih mengatakan tidak ada antisipasi khusus untuk melindungi warganya dari serangan fajar jelang Pemilu 2019. Penyelenggaran Pemilu yang lancar lebih menjadi fokus.
Dwi mengatakan selama dirinya menjabat sebagai lurah belum pernah ada laporan serangan fajar yang datang ke wilayahnya.
"Kalau kami tidak ada imbauan khusus kepada warga, kami cuma menyelenggarakan pemilu bersama pihak keamanan agar berjalan lancar," kata Dwi kepada Suara.com di Kantor Lurah Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/4/2019).
Menurut dia, kasus serangan fajar akan dikembalikan ke pribadi warga sendiri untuk menerima atau menolak.
"Ya terserah warganya, mau menerima atau tidak, itu urusan dia yang pasti tetap mencoblos sesuai hati nurani," katanya.
Dwi menjelaskan, di wilayahnya terdapat 40 TPS yang akan melayani hak pilih dari 3.998 pemilih berdasarkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan ketiga.
Sehingga total kotak suara yang didistribusikan hari ini adalah 160 kotak suara yang terdiri dari kotak suara Pilpres, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi DKI Jakarta.
Seperti diketahui, untuk warga DKI Jakarta akan mengikuti empat pemilihan yakni Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi DKI Jakarta ada 17 April 2019 nanti.
Baca Juga: Adik Prabowo Minta Bawaslu Telusuri 400 Ribu Amplop Serangan Fajar Bowo
Berita Terkait
-
Bawaslu: Depok Rawan Politik Uang Saat Masa Tenang Pemilu
-
Nyoblos di Singapura, Marissa Nasution Ikut Antre Panjang
-
BPN Heran, KPU Anggap Surat Suara Tercoblos di Malaysia Sebagai Sampah
-
2 Hari Jelang Pemilu, Wiranto Gelar Video Conference Bersama Pejabat Daerah
-
Isi Masa Tenang Pemilu, Ma'ruf Amin Pilih Main Bareng Cucu di Taman Kodok
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia