Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional atau PAN Amien Rais meminta masyarakat memotret lembar C1 di TPS setelah perhitungan Suara. Sebab ini untuk menghindari kecurangan dalam penghitungan suara.
Hal itu dikatakan Amien Rais usai menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 123, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
"Imbauan saya untuk semua saja anak bangsa itu, begitu selesai nanti, C1 itu diamankan lewat HP kita," kata Amien di lokasi TPS, Rabu (17/04/2019).
Menurut Amien Rais, hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi perbedaan hasil penghitungan suara di TPS dan di tingkatan lainnya. Jika terjadi perbedaan, bukti lembar C1 tadi dapat dijadikan bukti untuk pengecekan kembali.
"Karena hulunya kan TPS. Hilir paling akhir KPU nasional nanti. Jadi kalau hulunya aman, ya sudah. Perhitungan kecamatan berdasarkan pengumpulan suara di kecamatan dan desa. Kabupaten/kota berdasarkan kumpulan di kecamatan. Provinsi kemudian kabupaten dan kota, nasional kumpulan dari semua provinsi," kata dia.
Amien Rais berharap pemilu kali ini akan berjalan dengan aman dan transparan. Ia berdoa agar tidak terjadi kekurangan atau perbedaan dalam penghitungan suara.
Amien datang sekitar pukul 07.45 WIB. Di TPS yang sama, hadir pula dua putrinya, yaitu Hanum Rais dan Tasnim Rais bersama suami masing-masing.
Berita Terkait
-
Nyoblos di TPS 123, Amien Rais Sempat Cari Nama Hanum Rais di Surat Suara
-
Pencoblosan di Bekasi Utara Dihentikan karena Tak Ada Surat Suara DPRD
-
Inilah Tagar Pemilu 2019 yang Mendominasi Trending Twitter Indonesia
-
Maruf Amin Mau Nyoblos: Tanpa Satu Nggak Ada Dua
-
Dapat Lima Surat Suara, Bupati Karimun Mengaku Kesulitan di Bilik Suara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?