Suara.com - Pilpres Ukraina menjadi sorotan dunia setelah komedian Ukraina Volodymyr Zelensky maju sebagai salah satu calon presiden, menantang Petro Poroshenko selaku petahana.
Kepemimpinan Ukraina sedang dipertaruhkan dan negara itu berada di garis depan kebuntuan Barat dengan Rusia setelah pencaplokan Krimea oleh Moskow dan dukungan bagi pemberontakan pro-Rusia di Ukraina timur.
Survei-survei menempatkan Volodymyr Zelensky, yang memerankan presiden fiksi dalam serial film TV, merupakan calon yang digandrungi dapat mengalahkan Petro Poroshenko, yang popularitasnya dicederai oleh usaha-usaha tambal sulam untuk menghentikan korupsi dan standar hidup yang menurun.
Kedua calon itu, yang saling menghujat dan menuduh dalam debat di stadion sepak bola di Kiev pada Jumat lalu, telah berjanji akan tetap mempertahankan jalur yang ditempuh Ukraina pro-Barat.
Tapi kemenangan bagi Volodymyr Zelensky akan menjadi perubahan dramatis bagi sebuah negara dengan presiden-presiden sebelumnya sejak kemerdekaan tahun 1991 telah berpengalaman sebagai politisi, termasuk tiga mantan perdana menterinya.
"Kami ingin Ukraina bersatu. Apapun hasilnya nanti, ini kemenangan bagi rakyat Ukraina," ujar Volodymyr Zelensky yang memberikan suara dengan mengenakan jaket dan kemeja.
Sementara itu Poroshenko menghadiri misa Orthodoks di Gereja St Michael yang berkubah emas di Kiev. Porosehenko membantu mendirikan gereja nasional yang baru itu.
"Sangat penting dibimbing alasan selama pemungutan suara. Karena ini bukan lucu-lucuan. Pertama kali mungkin kelihatan lucu dan membuat senang tapi harusnya tidak menyakitkan kemudian," kata dia setelah memberikan suara.
Egor Binkevych, seorang pemilih mengatakan dia menginginkan calon yang sedikitnya berusaha mengatasi isu korupsi.
Baca Juga: Ini Alasan Pelari Ukraina Berlari Telanjang di Tengah Salju
"Lebih dari itu saya ingin struktur negara kami mengubah sistem keseluruhan," kata dia. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik