Suara.com - Perolehan suara dalam sistem penghitungan (situng) Komisi Pemilihan Umum yang diakses melalui situs kpu.go.id hingga Sabtu (27/4/2019) pukul 18.30 WIB, Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut Nomor 01 Joko Widodo - Maruf Amin masih menunjukan keunggulannya dari Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang makin memperbesar selisih ketertinggalan.
Untuk sementara Pasangan Jokowi - Maruf Amin mengumpulkan 36.854.078 suara atau sekitar 56,39 persen, sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga mengumpulkan 28.505.819 suara atau sebanyak 43,61 persen.
Namun, setelah diperiksa ulang oleh Suara.com, ada selisih suara untuk pasangan Joko Widodo, jika ditotal secara keseluruhan untuk Jokowi - Maruf Amin 36.533.787 suara, sedangkan suara Prabowo - Sandiaga berjumlah 28.505.819.
Jika dihitung, ada selisih suara antara penghitungan dalam Situng KPU 320.291 suara untuk Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin. Jumlah total tempat pemungutan suara yang masuk dalam real count KPU tersebut mencapai 347.635 atau 42,74113 persen dari total TPS yang ada di seluruh Indonesia sebanyak 813.350 TPS.
Sementara itu, dari data yang diperbarui pada pukul 18.45 WIB. Jumlah raihan Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin sebanyak 36.885.177 atau 56.38 persen. Sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga sebesar 28.533.233 atau 43.61 persen.
Jumlah total tempat pemungutan suara yang masuk dalam real count KPU tersebut mencapai 348.248 atau 42,81650 persen dari total TPS yang ada di seluruh Indonesia sebanyak 813.350 TPS.
Setelah dicek kembali ternyata total suara yang masuk untuk Pasangan Jokowi - Maruf Amin sebesar 36.564.886, sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga sebesar 28.533.233 suara. Jika dihitung, ada selisih suara antara penghitungan dalam Situng KPU 320.291 suara untuk Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin.
Berita Terkait
-
Data Real Count 100 % KPU di Bengkulu: Prabowo Menang Tipis dari Jokowi
-
Kalah di Jabar dan Banten, Ini Kata Ma'ruf Amin
-
Real Count KPU Sabtu 15.00 WIB: Prabowo Makin Kewalahan Kejar Jokowi
-
Update Real Count KPU Sabtu Siang: Jokowi Gaspol, Prabowo Belum Bisa Nyalip
-
Update Real Count KPU Sabtu Pagi: Jokowi 56,28% - Prabowo 43,72%
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung