Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, setelah menjaring Hakim Pengadilan Negeri Balikpapan berama Kayat dalam operasi tangkap tangan, Jumat (3/5) pekan lalu.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK yuyuk Andrianti mengatakan, penggeledahan tersebut dilakukan sejak Minggu sampai Senin (5-6/5/2019) malam ini.
Ia menjelaskan, penyidik KPK menggeledah rumah Hakim Kayat pada hari Minggu. Pada hari yang sama, KPK juga menggeledah kediaman Panitera Muda PN Balikpapan berinisial FAZ, serta JHN—pengacara terdakwa kasus pemalsuan surat.
Selanjutnya, Senin hari ini, KPK menggeledah kantor Hakim Kayat di PN Balikpapan dan kantor tersangka pemberi suap, yakni SDM.
"Ini semua penggeledahan di Balikpapan, semua tempat yang digeledah terkait tersangka," ujar Yuyuk di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).
Hasilnya, kata dia, KPK menyita sejumlah bukti pemalsuan dokumen penyetoran dana, barang elektronik, serta surat register perkara yang menjadi pangkal suap tersebut.
Untuk diketahui, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan tahun 2018.
Tiga orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka seusai terjaring operasi tangkap tangan, Jumat (3/5).
Ketiga tersangka adalah Hakim PN Balikpapan berinisial KYT, terdakwa kasus pemalsuan surat SDM, dan Kuasa Hukum SDM, JHS. Sebelumnya, dalam OTT tersebut KPK juga menahan staf JHS, RIS dan panitera muda pidana, FAZ.
Baca Juga: Tangkap Hakim PN Balikpapan, KPK Minta MA Serius Berbenah di Internal
Berita Terkait
-
Sidang Praperadilan, Romahurmuziy Minta Dibebaskan dari Sel Tahanan KPK
-
Tangkap Hakim PN Balikpapan, KPK Minta MA Serius Berbenah di Internal
-
Hakim PN Balikpapan Jadi Tersangka Kasus Suap, KPK Akui Kecewa
-
Hakim, Terdakwa, dan Pengacara Resmi Jadi Tersangka KPK Perkara Suap
-
Terungkap, KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4