Suara.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengatakan pihaknya belum menerima surat resmi dari Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait pengajuan melakukan 'Mitigasi Kesehatan Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019'.
Bagja mengatakan pihaknya akan mengkaji usulan tersebut dalam rapat pleno bersama ketua dan anggota Bawaslu RI.
"Kami belum terima suratnya. Kami akan bahas dalam rapat pleno," tutur Bagja saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).
Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Jakarta, Trisno Raharjo mengajukan kerjasama kepada Bawaslu untuk melakukan 'Mitigasi Kesehatan Petugas KPPS Pemilu 2019'.
Trisno mengaku prihatin atas meninggalnya ratusan petugas KPPS yang bertugas pada Pemilu 2019. Lantaran itu, Trisno mengatakan PP Muhammadiyah tergerak untuk melakukan 'Mitigasi Kesehatan Petugas KPPS Pemilu 2019'.
"Mitigasi Kesehatan Petugas KPPS Pemilu 2019 bertujuan untuk mengetahui penyebab meninggal dunia dan sakit yang dialami oleh petugas dengan menggunakan metode ilmiah, berbasis data serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," kata Trisno seperti yang tertulis dalam surat resmi yang ditujukan ke Bawaslu RI.
Untuk diketahui berdasarkan data terkahir KPU RI pada Selasa (7/5/2019) hingga Pukul 08.00 WIB total sebanyak 456 petugas KPPS dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan, sebanyak 4.310 petugas KPPS dinyatakan sakit.
Berita Terkait
-
Emak-emak Aksi Pukul Panci Desak KPU Bongkar Makam dan Autopsi Jenazah KPPS
-
Ungkap Penyebab Ratusan KPPS Gugur, Muhammadiyah Bentuk Tim Dokter Forensik
-
Tim Riset UGM Menduga Tudingan Kecurangan Picu Petugas KPPS Alami Stres
-
Ratusan KPPS Meninggal, Mardani Ali Sera: The Evil in the Detail....
-
KPU DIY Mencatat 12 Petugas KPPS di Wilayahnya Meninggal
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh