Suara.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membandingkan proses penanganan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal usai Pemilu 2019 dengan penanganan hewan ternak sapi yang mati mendadak. Menurutnya, ada hal yang janggal dalam penanganan petugas KPPS yang meninggal.
Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto melalui pidato singkat yang diunggah di akun jejaring sosial Instagram Indonesiaadilmakmur. Dari ruang kerjanya, Prabowo Subianto menyampaikan berbagai kejanggalan dalam proses penanganan petugas KPPS yang meninggal.
"Ada beberapa ekor sapi di Kabupaten Lamongan mati mendadak, Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan melakukan autopsi terhadap sapi-sapi tersebut. Kalau tidak salah 6 ekor sapi dilakukan autopsi," kata Prabowo Subianto seperti dikutip Suara.com, Kamis (16/5/2019).
"570 anak bangsa meninggal sangat mengherankan tidak ada upaya untuk cari tahu kenapa meninggal," imbuh Prabowo Subianto.
Menurut Prabowo, usia para petugas KPPS yang meninggal relatif masih muda yakni kisaran 19 tahun hingga 30 tahun. Sehingga, sangat tidak mungkin bila mereka dinyatakan meninggal akibat kelelahan.
Bahkan, dari keterangan para dokter dan ahli kesehatan menyebutkan bila sangat kecil kemungkinan penyebab para petugas meninggal akibat kelelahan.
"Para dokter, para ahli kesehatan, para pakar mengatakan bahwa sangat kecil kemungkinan orang itu bisa meninggal karena kecapekan dan kelelahan," ujar Prabowo Subianto.
Oleh karena itu, Prabowo Subianto meminta agar pemerintah melakukan investigasi penyelidikan. Prabowo Subianto memandang hal tersebut perlu dilakukan agar penyebab kematian sesungguhnya dapat terungkap.
"Kita sebenarnya berharap pemerintah segera melakukan investigasi penyelidikan dan melakukan autopsi sehingga jelas kita tahu sebabnya apa," ungkap Prabowo Subianto.
Baca Juga: Renovasi Masjid Istiqlal Butuh 10 Bulan, Menag: Tetap Bisa untuk Salat
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!
-
Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini
-
Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih
-
Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!
-
Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK
-
Akhirnya! Amerika dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang