Suara.com - Prabowo Sindir KPU Umumkan Hasil Rekapitulasi Suara Secara Senyap
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak hasil rekapitulasi nasional penghitungan suara nasional Pilpres 2019, yang diumumkan KPU pada Selasa (21/5/2019) dini hari.
Prabowo, dalam pidato di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa siang, juga sempat menyindir Komisi Pemilihan Umum yang mengumumkan hasil rekapitulasi tersebut pada Selasa pukul 01.46 WIB.
"Dalam rangka Pemilu 2019 ini, saya membacakan pernyataan yang disusun untuk menanggapi pengumuman KPU dini hari, tadi pagi sekitar jam dua. Senyap-senyap begitu,” kata Prabowo tertawa.
Prabowo menganggap ada keganjilan saat KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara tersebut. Pasalnya, jadwal pengumuman KPU tersebut langka terjadi.
"Pihak paslon 02 juga merasa pengumuman rekapitulasi hasil tersebut dilaksanakan pada waktu yang janggal, di luar kebiasaan," ujarnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurutnya, pengumuman pada dini hari dinilai ganjil.
"Biasanya kan siang, pagi begitu. Itu janggal kan, dipaksakan jam 01.00 WIB, kira-kira begitu itu janggal bin ganjil.”
Baca Juga: Bangun Rumah Singgah, Chicco Jerikho dkk Galang Dana di New York
Berita Terkait
-
Prabowo Diminta JK Telepon Ucapkan Selamat Menang Pilpres 2019 ke Jokowi
-
Tak Terima Prabowo Kalah, Warga Garut Ini Ditangkap karena Mau Bom Jakarta
-
Prabowo: Pengumuman KPU Senyap-senyap di Waktu yang Janggal
-
Prabowo Menolak Hasil Penghitungan Suara KPU
-
Jokowi Menang, Nafa Urbach : Udah Jangan pada Berantem...
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas