Suara.com - Sebanyak 15 Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cebongan Sleman, Yogyakarta mendapat remisi bebas, sedangkan 154 narapidana lainnya mendapat remisi potongan masa tahanan.
Pemberian remisi tersebut dilakukan bertepatan dengan Perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah selepas pelaksanaan Salat Ied.
"Itu memang suatu pembebasan yang luar biasa, baru kali ini langsung terjadi pembebasan 15 orang," kata Kepala Lapas II B Sleman Gunarto, Rabu (5/6/2019).
Gunarto menambahkan, 15 narapidana yang dibebaskan sudah menjalankan proses hukum dan berkelakuan baik selama di Lapas.
"Salah satu persyaratan tentunya berkelakuan baik, dan mereka benar-benar terpilih pada saat lebaran pertama ini bebas. Sehingga dapat berkunjung kepada keluarganya," katanya
Selain membebaskan 15 narapidana, Lapas Cebongan ini juga memberikan remisi kepada 154 warga binaan muslim dari 279 WBP muslim.
"Dari 316 warga binaan, dengan warga binaan muslim sebanyak 279 orang, Alhamdulillah 154 orang mendapatkan remisi," Kata Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Cebongan, Erik Murdiyanto.
Erik menambahkan, besaran remisi yang diterima narapidana bervariasi berdasar syarat administratif maupun substantif.
"Besarannya adalah di Remisi Khusus area satu atau mereka yang masih berada di sini yang mendapat 15 hari 78 orang, satu bulan 65 orang, sebulan 15 hari 7 orang dan 2 bulan sebanyak satu orang," kata erik.
Baca Juga: 850 Napi di Rutan Depok Diusulkan Dapat Remisi Lebaran
Sementara itu, Ponidi salah satu narapidana yang mendapat pembebasan mengaku senang. Bahkan, ia berpesan kepada narapidana yang lain untuk mengikuti aturan jika ingin menyusulnya.
"Alhamdulillah bebas, saya senang. Pelayanan di sini nyaman dan aman serta gratis. Saya mengingatkan kepada kawan-kawan yang lain di sini harus patuh dan taat aturan," katanya.
Kontributor : Rahmad Ali
Berita Terkait
-
Gegara Dispenser Ditarik, Napi Bakar Fasilitas Rutan Sigli
-
850 Napi di Rutan Depok Diusulkan Dapat Remisi Lebaran
-
Kemenkumham Jateng Usul Napi Koruptor dan Teroris Dapat Remisi Lebaran
-
Viral Percakapan Narapidana dan Driver Ojol, Warganet Geger
-
Egy Nikahi Kekasih di Penjara, Airmata Berlinang di Balik Jeruji
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar