Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, Kementerian Dalam Negeri akan memotong tunjangan kinerja (tukin) bagi PNS yang kedapatan bolos pada hari pertama kerja usai cuti bersama hari raya Idul Fitri 2019.
"Terhitung hari ini pokoknya kita skors, kita kurangi tukin-nya, kita potong tukin-nya," ujar Tjahjo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (10/6/2019).
Tak hanya itu, bagi ASN yang bolos pada hari pertama kerja juga akan diberikan peringatan tertulis dari Sekretaris Jenderal Kemendagri dan dirumahkan selama tiga hari.
"Untuk ditegur secara tertulis oleh Sekjen dan diskors selama tiga hari," kata dia.
Politisi PDI Perjuangan itu menyebut aturan yang diterapkan di instansinya mengacu pada aturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Aturan tersebut bertujuan untuk menegakan disiplin dan memberikan contoh kepada masyarakat.
"Untuk ASN semuanya mengerucut dari Kemenpan RB, karena Kemenpan RB adalah meliputi seluruh kementerian yang ada. Jadi aturan-aturan yang dibuat oleh Kemenpan RB, ya otomatis menjadi bagian aturan dari pada Kemendagri. Misalnya, hari ini wajib hadir, kalau nggak diberikan sanksi peringatan itu saja, itu mengacu pada aturan Menpan RB. Intinya, untuk menegakkan disiplin ASN yang ada harus memberi contoh pada masyarakat yang ada," papar dia.
Tjahjo mengaku senang, sebanyak 90 persen Kemendagri yang hadir di hari pertama libur usai lebaran. Kendati demikian, ia juga meminta jajarannya untuk mencatat ASN di Kemendagri yang bolos pada hari ini.
"Ini memecahkan rekor ya, saya kira hampir 90 persen yang hadir. Kemudian besok saya juga akan keliling ke kantor Kalibata, kantor Pasar Minggu, kemudian yang di Cilandak. Kami tegaskan bahwa pada eselon 1 dan 2 untuk mencatat stafnya yang hari ini masih absen," tandasnya.
Baca Juga: Bolos Kerja Usai Lebaran, 185 PNS DKI Jakarta Bakal Disanksi
Berita Terkait
-
Bolos Kerja Usai Lebaran, 185 PNS DKI Jakarta Bakal Disanksi
-
Kedapatan Bolos Usai Libur Lebaran, PNS Bakal Dirumahkan 3 Hari
-
Mendag Klaim Harga Sembako Stabil Selama Ramadan dan Lebaran
-
Nonstop Awasi Lalu Lintas Pemudik, Kisah Pemantau CCTV Tol Jakarta-Cikampek
-
Arus Balik Membludak, Kendaraan Mengular 9 Km hingga Pelabuhan Bakauheni
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis
-
Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!