2. Dapat Uang Operasional Rp 5 Juta
Dalam menjalankan aksinya, Kivlan Zein memberikan uang operasional sebesar Rp 5 juta. Uang tersebut diperuntukkan biaya perjalanan Irfansyah selama memantau alamat Yunarto Wijaya.
"Lalu beliau berkata lagi, nanti saya kasih uang operasional Rp 5 juta untuk bensin, makan dan uang kendaraan. Lalu saya bilang, siap pak," ujar Irfansyah.
Setelah itu, Irfansyah pun diberikan uang sebesar RP 5 juta secara langsung oleh supir Kivlan Zein. Seusai menerima uang operasional. Irfansyah langsung meninggalkan lokasi bersama dengan Yusuf.
3. Keluarga Dijamin Liburan Kemanapun
Saat melakukan negosiasi dengan Kivlan Zein, Irfansyah mengakui bila ia dijanjikan mendapatkan hadiah liburan kemanapun bila ia sukses menjalankan misi pembunuhan. Hal tersebut disambut gembira oleh irfansyah.
"Pak Kivlan bilang, kalau ada yang bisa eksekusi, saya jamin anak dan istrinya bisa liburan ke mana pun," kata Irfansyah menirukan ucapan Kivlan.
Irfansyah mengiyakan tawaran tersebut. Ia menyanggupi untuk melakukan perintah yang diberikan oleh Kivlan Zein.
4. Pelaku Dua Kali Satroni Rumah Yunarto
Baca Juga: Sidang Perdana 14 Juni, Sandiaga Berikan Kepercayaan Penuh Kepada Tim Hukum
Setelah mengantongi alamat Yunarto Wijaya, Irfansyah melancarkan misinya keesokan harinya. Ia bersama dengan rekannya bernama Yusuf mendatangi alamat yang diberikan oleh Kivlan Zein.
Irfansyah dan Yusuf melakukan survei alamat tersebut sebanyak dua kali. Ia memotret dan membuat video kondisi lokasi kantor Yunarto Wijaya.
Setelah dua kali memberikan hasil survei, Irfansyah tidak mendapatkan arahan lanjutan. Ia menduga misi yang diperintahkan oleh Kivlan Zein telah tuntas, kemudian membagi uang operasional yang masih tersisa dengan Yusuf.
5. Pistol Untuk Eksekusi Digadai
Melalui video, Irfansyah mengakui bila ia sempat menggadaikan pistol yang seharusnya digunakan untuk menghabisi nyawa Yunarto Wijaya. Uang hasil gadai senjata itu digunakan untuk membayar kontrakan dan kebutuhan rumah tangga.
Kepada Armi, orang yang menghubungkan Irfansyah dengan Kivlan Zein, Irfansyah mengakui pistol yang digunakan untuk mengeksekusi Yunarto Wijaya digadai.
"Oh iya saya gadai bang, kan itu untuk menutupi kontrakan dan kebutuhan rumah tangga. Kan pelurunya ada sama abang dua yang saya titipkan waktu gadai di Bogor. 'Oh iya Armi aku lupa'. Setelah itu Armi pulang,” tutur Irfansyah.
Berita Terkait
-
Mau Dibunuh, Bos Charta Politika Yunarto Sempat Bertaruh Pindah ke Korut
-
Diklaim Perintahkan Bunuh 4 Pejabat Negara, Ini Rekam Jejak Kivlan Zen
-
Pistol untuk Bunuh Yunarto Wijaya Charta Politika Malah Digadai Irfansyah
-
Kronologi Kivlan Zein Suruh Pembunuh Bayaran Intai Yunarto Charta Politika
-
Perencana Pembunuh Wiranto Cs: Nyawa Keluarga dan Liburan Dijamin Kivlan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD