Suara.com - Pemprov DKI Jakarta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbub) DKI mengakui tak melakukan pengawasan kepada semua wahana permainan di Arena Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat. Padahal acara tahunan itu sudah digelar selama 23 hari.
Wakil Kepala Disparbud DKI Jakarta Asiantoro mengatakan, kejadian ambruknya wahana komidi putar di arena Jakarta Fair Kemayoran sudah menjadi pengawasan pihak pengelola Jakarta International Expo.
"Sebelum ada kejadian ini sih enggak ada pengawasan, kan itu dari penyelenggara Jiexpo langsung," kata Asiantoro saat dikonfirmasi.
Asiantoro tak menampik bahwa wahana permainan yang ada di Jakarta Fair memang kerap lolos dari pengawasan pemerintah.
Namun dia mengatakan pihaknya tak berhak melakukan pengawasan. Lantaran izin untuk mendirikan wahana ini bukan dari pihak Disparbub.
Izin itu kata dia diberikan oleh Dinas Penaman Modal dan Lelayan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta (DPMPTSP).
"Kalau kita memang untuk detailnya gak dapat, semua izinnya kan ada di PTSP. Jadi engak sampai ke sana (pengawasan), ya ini Kurang kontrol saja," katanya.
Meski demikian, pihak Disparbud DKI mengaku tetap menegur pihak JiExpo atas kejadian ambruknya komidi putar di Jakarta Fair.
"Bukan berarti masa bodoh, artinya kita memantau gitu kan. Kita panggil outsorchingnya, jadi pemiliknya. Nah ini izinnya dari PTSP kan, bukan dari kita, ya kita turut prihatin saja, paling tidak kita lihat juga kelayakannya, gitu. Karena yang beri rekomendasi dari PTSP sebenarnya, ya pihak PRJ-nya, kayak tenant-tenant dari dia langsung," pungkasnya.
Baca Juga: Pengelola Jakarta Fair Sesalkan Video Komidi Putar Ambruk Viral di Medsos
Diketahui, empat orang pengguna wahana Komidi Putar yang ambruk pada Senin (10/6/2019) malam mengalami luka ringan dan langsung diberi pertolongan pertama oleh petugas medis di lapangan hingga dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan lebih lanjut.
Pengelola Jakarta Fair, Ralph Scheunemman juga menjamin seluruh biaya pengobatan sudah ditanggung pihak Jakarta Fair dan seluruh korban sudah dipulangkan.
Berita Terkait
-
Pengelola Jakarta Fair Sesalkan Video Komidi Putar Ambruk Viral di Medsos
-
Ini Kronologi Komidi Putar di Jakarta Fair Ambruk Versi Pengelola
-
Pengelola Jakarta Fair Sebut Komidi Putar Ambruk Bukan Salah Operator
-
Komidi Putar yang Ambruk di Jakarta Fair Kembali Dioperasikan
-
Mesin Mati Mendadak Diduga Jadi Penyebab Robohnya Komidi Putar di PRJ
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
Terkini
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal
-
'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis
-
Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit
-
Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda
-
600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda
-
WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?