Suara.com - Mahkamah Konstitusi telah resmi menolak seluruh gugatan Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno terkait sengketa hasil Pilpres 2019.
Tim hukum Prabowo dinilai tak mampu membuktikan berbagai dalil perselisihan angka kemenangan yang ditetapkan KPU.
Tak hanya itu, Tim hukum Prabowo juga dinilai hakim tak mampu membuktikan kecurangan yang ditudingkan kepada Capres Cawapres noor urut 01 Jokowi - Maruf Amin.
Karenanya, kinerja tim hukum Prabowo menjadi sorotan publik.
Salah satu yang paling disorot adalah sosok anggota tim hukum Prabowo Denny Indrayana.
Denny Indrayana bahkan dirisak oleh warganet lantaran tak mampu memenangkan sengketa Pilpres 2019.
Pasalnya, Denny Indarayana sempat membuat sebuah buku mengenai strategi memenangkan sengketa Pemilu.
Seorang warganet yang juga dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa @m_abi_h menyarankan Denny Indrayana untuk membaca buku karya Denny sendiri sebelum maju ke MK.
"Denny Indrayana harusnya baca buku ini dulu, sebelum ke MK," kata akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Jumat (28/6/2019).
Baca Juga: Gerindra Tepis Jatah Kursi Menteri dari Jokowi, Cuma Suara Burung
Buku yang dimaksud adalah buku dengan judul Strategi Memenangkan Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi. Buku tersebut ditulis sendiri oleh Denny Indrayana.
Buku yang dibanderol seharga Rp 59 ribu itu resmi diluncurkan pada 1 Februari 2019 di Universitas Paramadina, Jakarta Selatan.
Dalam peluncuran buku tersebut, hadir pula mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan akademisi Rocky Gerung.
Mahfud MD juga sempat memuji buku kaya Denny Indrayana ini. Sebab, buku tersebut dikeluarkan tepat sebelum Pemilu 2019 dimulai sehingga akan sangat dibutuhkan bagi para peserta Pemilu yang bersengketa.
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi juga mengaku penasaran dengan buku karya Denny Indrayana. "Jadi menarik untuk dibaca," kata Dedek Prayudi dalam akun Twitter miliknya sembari mengunggah foto buku Denny Indrayana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
-
Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri