Suara.com - Pendaftaran Capim KPK periode 2019-2023 akan ditutup pada Kamis (4/7/2019) sore. Capim KPK terpilih nantinya diharapkan merupakan sosok yang bersih, berani, dan juga bisa mencegah korupsi yang kian merajalela.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK menuturkan, orang yang ideal memimpin lembaga antirasuah itu sudah pasti harus jauh dari tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain itu, Capim KPK terpilih juga harus memiliki keberanian yang tinggi, mengingat KPK harus berani mengungkap tindakan korupsi meskipun menyangkut nama-nama penting. Tak lupa, pengetahuan akan hukum ketatanegaraan juga dirasa JK penting untuk dimiliki Capim KPK terpilih.
"Tentu memilih tokoh yang pertama bersih dan mempunyai keberanian, pengetahuan tentang hukum tentang masalah kenegaraan," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019).
Ia kemudian berharap pimpinan KPK yang baru nantinya tidak asal tangkap orang. Mereka juga harus mengutamakan pencegahan korupsi.
"Iya pencegahan. Jangan asal juga, orang yang asal ambil, tangkap. Tentu juga harus dilihat efek-efeknya," tandasnya.
Untuk diketahui, total 205 orang dari berbagai unsur telah terdaftar sebagai Capim KPK periode 2019-2023 di Sekretariat Pansel Capim KPK Jilid V, di Kementerian Sekretariat Negara, Gedung I, Jalan Veteran, Jakarta Pusat pada Kamis (4/7/2019).
Ketua Pansel Capim KPK Jilid V, Yenti Garnasih belum mau menyebutkan nama dua pimpinan KPK yang kembali mendaftarkan diri sebagai Capim KPK.
"Sampai pagi ini ada 205 pendaftar, 2 komisioner KPK," kata Yenti saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019).
Baca Juga: JK Minta BPJS TK dan BPJS Kesehatan Kerja Sama untuk Tekan Defisit
Yeni mengungkapkan, setidaknya ada 9 Capim KPK yang terdaftar dari unsur Polri. Kemudian, sebanyak 13 orang berasal dari unsur jaksa dan hakim.
Berita Terkait
-
Dapat Dorongan dari Pimpinan, Penasihat KPK Tsani Daftar Capim KPK Jilid V
-
Bertemu JK, Ma'ruf Amin: Dulu Sebagai Ketua MUI, Sekarang Wapres Terpilih
-
Usai Temui JK, Ma'ruf Amin Dibekali Bahan-bahan Tugas Wapres
-
Kejagung Rekomendasikan 5 Jaksa Daftar Capim KPK, Ini Nama-namanya
-
Dua Komisioner KPK Daftar Capim KPK Jilid V, Namanya Masih Dirahasiakan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba