Suara.com - Muslih (42), warga Jalan S Parman Gang Kalimantan Kecamatan Banjarmasin Utara terpaksa harus menjalani perawatan medis setelah menjadi korban pengeroyokan di Jalan S Parman, tepatnya dekat Gereja GKE Eben Ezer Banjarmasin, Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Kapolsek Banjarmasin AKP Irwan Kurniadi mengatakan, kejadian pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam itu terjadi pada Sabtu (6/7/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WITA.
Akibat dari aksi pengeroyokan menggunakan sajam itu, Muslih mengalami luka-luka di bagian mata, leher, punggung, dan bagian pinggang.
"Korban saat ini sedang dalam penanganan medis Rumah Sakit Islam Banjarmasin," kata Irwan seperti dilansir Antara, Minggu (7/7/2019).
Dalam kasus ini, polisi baru meringkus satu pelaku, SB alias Anang Cipuy (50).
"Baru satu pelaku yang tertangkap dari kasus pengeroyokan itu dan kasus terus kami kembangkan untuk menangkap pelaku lainnya," kata dia.
Irwan juga mengatakan, Anang Cipuy sudah dilakukan penahanan guna proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya pidana yang dia lakukan. Barang bukti yang berhasil diamankan dalam kejadian tersebut di antaranya dua bilah sajam.
Dalam kasus ini, Anang Cipuy dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.
"Kami mengimbau kepada pelaku lainnya agar menyerahkan diri ke kantor kepolisian terdekat, apabila tertangkap di lapangan akan kami tindak tegas," tandasnya. (Antara).
Baca Juga: Keroyok Andri Bibir di Aksi 22 Mei, Anggota Brimob Akan Diberi Sanksi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet