Suara.com - Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menangkap dua pelaku pencurian toko pakaian di Kelurahan Sukaraya, Baturaja Timur berinisial IW dan RD.
Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, kedua pelaku mengaku membuka kunci gembok pintu toko tersebut hanya menggunakan obeng, setelah belajar dari YouTube.
"Menurut pengakuan dua pelaku pencurian ini, cara membuka kunci gembok besi hanya menggunakan obeng ukuran kecil yang mereka pelajari dari media sosial YouTube," kata Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim, AKP Alex Andriyan di Baturaja, Minggu (7/7/2019), dikutip dari Antara.
Dia mengemukakan, dua pria bertato spesialis pencurian dengan pemberatan tersebut diamankan Satreskrim Polres OKU setelah membongkar distro atau toko pakaian milik korban Dedhi Nugroho pada 15 Maret 2019.
"Setelah mendapat laporan dari korban warga Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur ini, kami langsung melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku," ungkapnya.
Meski sempat menjadi buronan polisi selama tiga bulan, kedua tersangka berhasil dibekuk saat sedang asik bermain game di warnet kawasan Jalan Lintas Sumatera, Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur pada Jumat 28 Juni 2019.
Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti yang ditemukan di tempat kosan tersangka RD. Antara lain puluhan baju baru jenis kemeja berbagai merk, topi dan tas.
"Tersangka mengaku dalam hitungan bulan sudah 11 distro di Baturaja yang mereka curi dengan modus yang sama, yaitu merusak gembok pintu menggunakan obeng yang dipelajarinya dari YouTube," kata dia.
Kapolres mengatakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Baca Juga: MotoGP Jerman: Kembali Rajai Sachsenring, Marquez Raih La Decima
"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik kami untuk dilakukan pengembangan terkait dugaan adanya kemungkinan kasus lainnya yang dilakukan oleh kedua tersangka," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun