Suara.com - Media sosial dibuat heboh oleh alasan resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan yang terbilang cukup unik.
Hanya karena perusahaan tempatnya bekerja tersebut tidak menggunakan maskapai Garuda Indonesia, pria yang baru mau memulai kerja pertama ini lebih memilih untuk resign.
Alasan pengunduran diri ini diunggah dalam akun Twitter @es_twr. Akun tersebut mengunggah sebuah surat pengunduran diri seorang pemuda dengan alasan maskapai penerbangan yang digunakan oleh perusahaan tersebut bukanlah Garuda Indonesia.
Pemuda tersebut diterima bekerja di sebuah perusahaan pertambangan. Perusahaan yang tak disebutkan namanya itu memberikan tiket untuk perjalanan menuju ke lokasi tambang tempat si pemuda akan bekerja sehari-hari.
Namun, tiket pesawat yang diberikan bukanlah dari maskapai Garuda Indonesia. Sehingga, si pria ini menolak dan memilih mengundurkan diri dari perusahaan tersebut.
"Dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari Graduate Mining Engineer karena maskapai pesawat tidak menggunakan Garuda Indonesia," kata si pemuda seperti dikutip Suara.com, Senin (8/7/2019).
Dalam surat tersebut, si pemuda menyebut orang tuanya mengkhawatirkan perjalanan si pemuda sehingga tidak memberikan izin bagi si pemuda untuk tetap bekerja.
"Orang tua saya mempertanyakan masalah safety-nya di mana pada akhirnya tidak mengizinkan saya untuk berangkat ke site," ungkapnya.
Si pemuda itu mengakui bila ia belum memiliki pengalaman kerja apa pun. Meski demikian ia sangat mempertimbangkan masalah keselamatan dalam penerbangan sehingga memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tersebut.
Baca Juga: MA Bongkar Alasan Putuskan Baiq Nurul Tetap Bersalah dan Harus Dipenjara
"Terkait pemilihan maskapai ini merupakan hal penting yang sangat diperhatikan, bukan karena service-nya atau apa-apanya, tetapi satu-satunya hal yang diperhatikan di sini murni hanyalah masalah safety," tuturnya.
Sejak diunggah, surat pengunduran diri ini mendadak viral dan menjadi sorotan warganet. Berbagai komentar pro dan kontra mewarnai kolom komentar unggahan tersebut.
"Enak banget ya alasan resignnnya, aku mau resign mikir seribu kali dulu sebelum dapet kerjaan baru huhu," kata @lyanajmi.
"Background ortunya tajir juga nih pasti gak mau naik low cost," ujar @rsulistiohadi.
"Aduh kalau udah saatnya mah saatnya aja, why oh why," ungkap @erlydevreme.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab