Suara.com - Jagat maya digegerkan dengan berita salah seorang wanita yang nekat buang air kecil di mesin es krim.
Dilansir Suara.com dari laman New York Post, Rabu (10/7/19) wanita penjaga toko kelontong di Florida ini diketahui bernama Jung Soon Wypcha (66).
Bukan kali pertama, wanita paruh baya ini ternyata sudah berulang kali melakukan hal menjijikkan guna menjatuhkan saingan bisnisnya yakni toko es krim bernama Lu Lu di Indian Shores.
Aksi tak pantasnya ini juga sempat terekam dalam video kamera pengawas.
Penjaga Indian Shores Food Mart ini pernah tertangkap kamera tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi.
Setelah dari kamar mandi wanita ini bergegas menuju toko Lu Lu kemudian memasukkan kedua tangannya yang kotor itu ke dalam bak es krim.
Di hari yang sama, Wypcha kembali melakukan aksi menjijikan dengan mengupil dan kembali memasukkan tangannya ke dalam bak es krim.
Yang lebih mengerikan lagi, Wypcha sempat meludah ke dalam wadah es krim milik Lu Lu.
Aksinya semakin parah, beberapa hari kemudian Wypcha tertangkap kamera buang air kecil di dalam ember yang digunakan Lu Lu untuk mengolah es krim.
Baca Juga: Bikin Penasaran, Gerai 7-Eleven Malaysia Rilis Es Krim Rasa Telur Asin
Wypcha juga diketahui membuang ember berisi kencing ke dalam wastafel di mana peralatan membuat es krim dan mangkuk untuk pelanggan dicuci.
Akibat ulah mengerikan Wypcha, Paul Chiulli sang pemilik toko es krim Lu Lu terpaksa menutup usahanya selama lima hari.
"Saya pikir dia (Wypcha) tak suka jika toko es krim kita menjadi populer nantinya," ungkap Chiulli kepada koran lokal.
Atas perbuatannya, Wypcha didakwa dengan kejahatan kriminal dan merusak produk konsumen di mana keduanya merupakan tindak pidana berat.
Wypcha juga dimintai denda sebagai ganti rugi sebesar 55 ribu dolar AS atau sekitar Rp 700 juta atas aksi nekatnya tersebut.
Berita Terkait
-
Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Sinopsis Born with Luck, Drama Kriminal Terbaru Lawrence Wang di iQIYI
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG