Di akhir kunjungan, Mensos menyampaikan kepada para lansia agar mempergunakan balai untuk tetap bisa berkarya, mengisi waktu-waktu dengan bahagia, dan tetap bersemangat.
"Saya melihat dan semakin memahami tantangan yang dihadapi balai dalam melayani para lanjut usia. Komitmen dan dedikasi teman-teman semua diharapkan bisa bisa meningkatkan pelayanan, termasuk kesabaran dalam menghadapi atau berinteraksi dengan para lansia," tulisnya, saat diminta untuk memberikan kesan dan pesan di sebuah kertas besar dengan tinta perak.
Akreditasi dengan Nilai tertinggi
BRSLU Gau Mabaji Gowa berdiri di atas lahan seluas 2,97 hektare, dengan SDM mencapai 49 orang. Balai ini telah berinovasi dalam model perawatan sosial lansia di masyarakat dan membuat Sistem Informasi Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia atau SI RELA.
BRSLU Gau Mabaji telah berhasil menorehkan pencapaian ISO 9001:2015 dalam Management Quality System dan memiliki Akreditasi lembaga dari Badan Akreditasi dengan nilai tertinggi 566 (excelent).
Sebelum mengunjungi BRSLU Gau Mubaji, Mensos meresmikan rehabilitasi Makam Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin, di Jalan Palantikang Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kunjungan selanjutnya, di hari yang sama adalah meninjau TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Bringkanaya.
Turut hadir dalam lawatan Mensos ke Sulsel, Staf Khusus Menteri Sosial, Febri Hendri, dan Neil Iskandar, Kepala Biro Humas, Sonny W. Manalu, Direktur Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM), Bambang Mulyadi, dan Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS), Hotman.
Berita Terkait
-
Mensos Lantik 96 Pejabat Baru di Lingkungan Kemensos
-
Resmikan Poltekesos, Mensos : Siswa harus Mampu Rebut Peluang Kerja
-
Kemensos Raih Penghargaan Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019
-
Kemensos Paparkan Layanan Rehabilitasi Sosial di Forum PBB
-
Kemensos Bahas Rencana Optimalisasi Pengelolaan TMP Seroja di Timor Leste
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
-
Sisi Hangat John Tobing Pencipta Lagu 'Darah Juang', Begini Sosoknya di Mata Keluarga!
-
Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu
-
Kronologi Pemobil Calya Hitam Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari, Ternyata Pelatnya Palsu