Suara.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf memberikan pembelaan terhadap rapper Indonesia Rich Brian.
Pasalnya, rapper yang baru saja bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mendapat sindiran pedas dari eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.
Melalui akun Twitter miliknya @triawanmunaf, Triawan Munaf mengomentari cuitan kakak Rich Brian @soniaeryka yang membongkar rekam jejak digitan Dino Patti Djalal. Ia mengunggah tangkapan layar cuitan Dino Patti Djalal mengenai Rich Brian.
Pada awal 2018, Dino Patti Djalal membuat cuitan hendak mengundang Rich Brian untuk menjadi pembicara di Supermentor Los Angeles. Cuitan tersebut dinilai bertolak belakang dengan sindiran keras yang dilontarkan oleh Dino Patti Djalal saat ini.
"Kami mencoba menemui rapper Indonesia @richbrian untuk mengundangnya berbicara di Supermentor Los Angeles pada akhir April, bersama dengan saya dan @ridwankamil. Adakah yang bisa membantu?" tulis Dino Patti Djalal pada 20 April 2018.
Melihat tangkapan layar yang diunggah oleh kakak Rich Brian, Triawan Munaf langsung memberikan dua komentar singkat.
"Uhuk! Jlebs!" kata Triawan Munaf.
Komentar Triawan Munaf tersebut dikomentari oleh warganet. Triawan Munaf berdalih ia sedang mengalami gatal di tenggorokan.
"Maaf ya ndoro tenggorokan saya lagi gatal," ungkap Triawan Munaf.
Baca Juga: Jokowi Bertemu Menlu Singapura Bahas Ruang Kendali Udara Penerbangan
Tak lama kemudian, Triawan Munaf kembali membuat cuitan. Cuitan tersebut diduga memberikan sindiran untuk Dino Patti Djalal.
"Think before you tweet. Nite. (Berfikir sebelum membuat cuitan. Selamat malam)" tutur Triawan Munaf.
Sebelumnya, melalui akun Twitter @dinopattidjalal ia menyebut bahwa Rich Brian bukanlah rapper panutan. Sebab, Rich Brian seringkali mengeluarkan cuitan bernada jorok, porno, kasar dan terkesan merendahkan.
"Maaf, walaupun ia mungkin berprestasi, saya sebagai seorang ayah memandang rapper diaspora Rich Bryan BUKAN panutan / tauladan bagi pemuda Indonesia, mengingat tweet-nya yang sering bernada jorok, porno, kasar, dan kadang merendahkan wanita," cuit @dinopattidjalal.
Rapper bernama lengkap Brian Imanuel Soewarno dan keluarganya sempat menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, untuk kali pertama pada Minggu (7/7/2019).
Rapper asal Indonesia yang namanya melambung di industri musik Amerika Serikat itu mengaku berbicara dengan Jokowi soal musiknya. Ia juga mengatakan diberi apresiasi oleh Jokowi sebagai salah satu musisi sukses asal Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans