Suara.com - Bosan dengan fasilitas hotel atau penginapan yang biasa-biasa saja? Nah, kali ini ada penginapan unik yang memiliki fasilitas di mana para tamunya bisa memeluk sapi.
Dilansir Suara.com dari laman INSIDER, Senin (22/7/19), penginapan dengan fasilitas unik ini berada di Mountain Horse Farm, Naples, New York.
Mengusung konsep Bed and Breakfast, penginapan ini menghadirkan nuansa tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan yang padat.
Mountain Horse Farm sendiri sebenarnya merupakan peternakan seluas 13 hektar dengan fasilitas tambahan berupa penginapan.
Di sini para tamu diperbolehkan untuk memeluk, membelai dan saling mengobrol dengan sapi ternak.
Fasilitas ini ternyata juga bermanfaat sebagai relaksasi lho.
Sapi bernama Bonnie dan Bella inilah yang akan menemani para tamu berelaksasi.
Untuk menikmati fasilitas relaksasi dengan cara memeluk sapi, Anda akan dikenai biaya sebesar 75 dolar AS atau setara dengan Rp 1 juta per 2 pengunjung dalam waktu 60 menit.
Dalam kesehariannya, Bella dan Bonnie kerap menghabiskan waktu dengan duduk di rumput atau berkeliling peternakan.
Baca Juga: Hostel di Ubud Ini Populer Karena Boleh Bermain dengan Anak Anjing, Gemes
Para tamu juga akan diajarkan oleh pihak peternakan, bagaimana cara berinteraksi dengan hewan.
Mountain Horse Farm sendiri terinspirasi dengan terapi koe knuffelen yang artinya memeluk sapi.
Terapi memeluk sapi ini digunakan untuk menghadirkan sensasi menenangkan dan mengurangi stres seseorang.
Tak disangka, terapi memeluk sapi ini cukup diminati oleh warga lokal dan wisatawan.
Banyak yang rela datang jauh dari kota untuk mencoba terapi memeluk sapi ini.
Agar sapi tidak mudah stres dan tetap sehat, Bella dan Bonnie hanya diperbolehkan berjumpa dengan para tamu dalam dua sesi saja dalam satu hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah