Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan merazia para ojek online yang masih nekat mangkal di bahu jalan. Dengan demikian, pengendara ojol pun meminta Pemprov DKI Jakarta agar sedianya bisa memberikan ruang khusus bagi ojol menanti penumpangnya.
Hal itu disampaikan oleh Eri Purwanto (46) yang berprofesi sebagai sopir ojol. Ia kini lebih memilih untuk nongkrong di bahu jalan agar lebih efisien menjemput penumpang yang seringkali berjarak lumayan jauh dari dirinya.
"Kalau menurut saya mah biar ngetem-nya enak mah harus ada lahan-lahan parkir buat ojol," kata Eri saat ditemui sedang mengetem di kawasan Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).
"Kalau begini mau bagaimana ya tempatnya juga enggak ada, susah buat parkir juga makanya sembarangan aja yang bisa buat ojol berhenti," sambungnya.
Menunggu di bahu jalan hingga mendapatkan penumpang menjadi pilihan Eri agar tidak mendapatkan amarah dari penumpang. Tak jarang, Eri mengaku sering dimarahi penumpang lantaran lama menjemput.
"Kadang-kadang lebih dari satu kilometer penjemputan kadang-kadang kustomer enggak ngerti. Misalnya kita ngetem di sini, terus kita ngambil di Polres. Ini kalau kita enak ngambilnya gitu kalau putar balik kan repot," ujarnya.
Meski demikian, Eri enggan menerima kalau pihaknya lah yang menjadi biang kemacetan di Jakarta. Menurutnya kemacetan di Jakarta juga turut disumbang oleh kendaraan lain.
"Ya dibilang setuju enggak setuju sih. Bisa dibilang macet ini kendaraan pribadi juga bisa," kata dia.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindak para ojol yang masih bandel mangkal di badan jalan. Pemprov akan melakukan razia untuk mengatasi hal tersebut.
Baca Juga: Biar Cepat Dapat Penumpang, Alasan Ojol Demen Ngetem di Pinggir Jalan
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menamakan razia tersebut operasi lingkar badai. Nantinya operasi tersebut dilakukan kepada ojol yang mangkal di kawasan halte TransJakarta, stasiun dan lokasi lainnya yang menimbulkan kemacetan karena ulah ojol itu.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan akan menempatkan para anggotanya di beberapa lokasi. Tujuannya untuk menggertak para ojol agar tidak mangkal sembarangan.
"Di situ ada anggota kami yang melingkar misalnya di Sudirman-Thamrin dan Merdeka Barat itu mereka ojol untuk tidak parkir di lokasi-lokasi tadi," kata Syafrin di Balai Kota, Rabu (7/8/2019).
Ia berharap melalui operasi tersebut, para ojol tidak mangkal sembarangan. Dishub disebut Syafrin akan bekerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Kepolisian nantinya akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan wewenangnya.
Berita Terkait
-
Alasan Driver Ojol, Ngetem di Tepi Jalan karena Kemauan Penumpang
-
Lele Sempat Nangis Jadi Driver Ojol saat Kuliah, Ini Alasannya
-
Lulus Cumlaude, Driver Ojol Lele Bawa Tugas Kuliah saat Angkut Penumpang
-
Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude
-
Razia Ajak Polisi, Pemprov Siap Tindak Ojol Mangkal di Bahu Jalan Jakarta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing