Suara.com - Wakil Ketua DPR Aceh T Irwan Djohan menggagas kehadiran pasar janda sebagai lokasi untuk mereka berjualan, guna meningkatkan perekonomian wanita yang tidak bersuami tersebut.
"Gagasan menghadirkan pasar janda ini karena saya sering bertemu dengan mereka dan mereka (para janda) menyampaikan keluh kesahnya tentang perekonomian mereka," kata T Irwan Djohan seperti diberitakan Antara, Sabtu (10/8/2019).
Menurut politikus Partai Nasdem tersebut, awalnya sulit mencari solusi menjawab keluh kesah janda tersebut, hingga akhirnya ada informasi keberadaan pasar khusus janda di Mekkah, Arab Saudi.
"Saya pikir, pasar khusus janda tersebut cocok dihadirkan di Aceh. Di pasar itu mereka bisa berjualan berbagai macam kebutuhan, seperti kuliner, suvenir, pakaian, dan lainnya sebagainya," kata Djohan.
Tentunya, lanjut dia, para janda yang berdagang di pasar itu sebelumnya diberi pelatihan, modal usaha, serta keterampilan untuk meningkatkan produktivitas mereka.
"Pasar tersebut juga nantinya bisa menjadi destinasi wisata. Tidak hanya janda, pasar itu juga menjadi tempat pemasaran produk-produk masyarakat lainnya," katanya.
Untuk matang konsep pasar janda, Djohan mengatakan, dirinya mengundang kalangan wanita dan para janda untuk memberikan masukan bagaimana bentuk pasar janda yang akan dibangun tersebut.
Tentunya, dengan adanya konsep pasar janda yang matang dibuat, kehadiran pasar tersebut akan lebih optimal dalam meningkatkan perekonomian para janda serta masyarakat lainnya.
"Kami belum bisa memastikan kapan kehadiran pasar janda tersebut. Kendalanya sekarang persoalan tanah. Kalau anggaran pembangunan, bisa kami upayakan melalui anggaran daerah," kata Djohan.
Baca Juga: Sakit di Sekolah, Siswi Pintar Aceh: Ayah Tak Punya Beras, Saya Kelaparan
Berita Terkait
-
Sakit di Sekolah, Siswi Pintar Aceh: Ayah Tak Punya Beras, Saya Kelaparan
-
Lagi Bersetubuh Digerebek Polisi, Gembong Narkoba Lari Telanjang Bulat
-
Pemkab Aceh Barat Tetapkan Wilayahnya Status Siaga Darurat Bencana Asap
-
Milenial Muda Aceh Kembangkan Pupuk Organik Cair
-
Viral Kemendagri Batalkan Qanun Bendera dan Lambang Aceh, Ini Respon DPRA
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Borok Dana Syariah Indonesia: Proyek Fiktif Jerat 15.000 Investor
-
Pengamat Soal Kasus Nadiem: Narasi Sakit dan Laporan Balik Bisa Jadi Strategi Corruptor Fights Back
-
Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasatgas Tito Makan Bareng Pengungsi di Dusun Seulemak
-
Skandal Kuota Haji Rp1 T: Dito Beberkan Obrolan Makan Siang Jokowi dan Pangeran MBS
-
Kasatgas Tito Lepas Taruna Akpol, Akmil, Unhan Bantu Percepatan Penanganan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Sudin Pertamanan Jakpus: Pohon Tumbang Matraman Ada di Area SPBU, Korban Tidak Luka Serius
-
Jelang Malam, 125 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Tergenang Banjir Jakarta
-
Eks Menpora Dito Ariotedjo Mengaku Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertuanya Digeledah KPK
-
Eks Menpora Dito Akui Sempat Ditanya Penyidik KPK soal Mertua Sekaligus Bos Maktour
-
Eks Menpora Dito Ungkap Alasan Gus Yaqut Tak Ikut Jokowi ke Arab Saudi Saat Bahas Kuota Haji