Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan kisah pasangan suami istri (pasutri) yang memilih pesawat berbeda setiap bepergian. Kisah tersebut menjadi viral lantaran ada kisah haru di baliknya.
Awalnya warganet yang dirahasiakan identitasnya mengunggah kisah tersebut lewat story Instagram dan dibagikan kembali oleh akun Twitter @doughnuwt pada Jumat (9/8/2019). Kebetulan warganet itu mendapatkan customer pasutri yang dimaksud.
Ia menceritakan bila customer tersebut merupakan bapak-bapak dan ibu-ibu. Keduanya tengah mencari tiket pesawat dengan rute penerbangan dan waktu yang sama, namun beda maskapai.
Melihat keanehan tersebut, warganet secara iseng bertanya kepada customer tentang pilihan mereka.
"Keinget customer gue, suami istri gitu udah bokap-bokap dan ibu-ibu. Nah mereka cari tiket pesawat dengan rute dan tanggal yang sama tapi gamau satu pesawat padahal suami istri. Iseng dong nanya kok beda pesawat sama istrinya pak?" tulis warganet.
Tak diduga, jawaban mencengangkan keluar dari mulut pria yang dimaksud. Keduanya memilih pesawat berbeda demi menjaga keselamatan satu di antara mereka semisal terjadi kecelakaan.
"Iyaa mbak saya selalu beda pesawat sama istri saya, jadi kalau ada apa-apa di pesawat atau pesawatnya jatuh. Saya sama istri nggak meninggal dua-duanya," tulis warganet menyalin penuturan sang customer.
Dengan begitu, customer berpikir kelak akan ada yang menjaga anaknya kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Supaya anak saya tetap ada yang jagain, nggak ditinggal kedua orangtuanya," imbuh customer.
Baca Juga: Menhub: Baru Indonesia Harga Tiket Pesawat Diatur, Negara Lain Sesuai Pasar
Sontak alasan tersebut menyita perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengaku memiliki pengalaman serupa.
"Orangtuaku juga gini tiap mau keluar kota," tulis @noviaditia.
"Ini keluarga gue juga ada yang gitu. Semenjak anak pertamanya meninggal karna kecelakaan. Si bapak ibu ini gamau naik mobil berdua. Jadi kalo mau perjalanan jauh tuh mereka bakal nyewa dua mobil dengan alasan yang sama kaya diatas. Takut semuanya meninggal kalau kecelakaan," kata @Ranah_iniitu.
Berita Terkait
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Libur Lebaran 2026 Tak Kuras Kantong Maskapai
-
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Capai 20 Persen
-
RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa