Suara.com - Belum lama ini, publik kembali dikejutkan dengan ulah seorang penumpang yang ketahuan menyembunyikan pisau di dalam buket bunga saat hendak naik pesawat.
Alhasil, penumpang ini dilarang terbang oleh pihak keamanan bandara.
Dilansir Suara.com dari laman Herald Sun, Selasa (13/8/19), peristiwa itu terjadi di Seattle-Tacoma International Airport.
Buket bunga tersebut disita oleh petugas keamanan bandara di Amerika atau lebih dikenal dengan TSA (Transportation Security Administration).
Saat digeledah TSA, benar saja ada pisau disembunyikan dalam buket bunga itu.
Awalnya, seorang calon penumpang ini diberhentikan oleh petugas setelah melewati pemeriksaan bagasi.
Penumpang ini diberhentikan karena ada masalah di dalam bawaanya.
Setelah dilakukan pengecekan, rupanya penumpang tadi menyembunyikan pisau di dalam buketnya.
Alhasil, penumpang tersebut dikenai hukum perdata karena kedapatan membawa senjata tajam.
Baca Juga: Menyentuh, Kisah Lelaki Bantu Penumpang Lanjut Usia yang Takut Terbang
Kronologi peristiwa ini turut diunggah oleh TSA melalui Instagramnya. Mereka mengatakan bahwa tim TSA melakukan pemeriksaan barang bawaan pada tas jinjing dan menemukan pisau itu.
"Pisau dalam bentuk apa pun tidak diizinkan dalam barang bawaan Anda. Jadi jangan sekali-kali menyembunyikan barang terlarang dalam barang bawaan Anda. Ini adalah saran kami untuk Anda, ambil atau tinggalkan," tulis keterangan pada foto yang diunggah oleh TSA.
Dalam foto terlihat jelas, pisau bergagang hitam itu diselipkan di antara batang bunga berwarna kuning.
Di bagian belakangnya, terdapat kertas pembungkus yang digunakan untuk membalut buket bunga.
Mungkin si penumpang tadi berpikir, dengan membungkus buket bunga itu, pisau yang disembunyikannya tak akan terlihat oleh petugas.
Berita Terkait
-
4 Daftar Mobil 7 Penumpang Harganya Masih 100 Jutaan di 2026, Paling Worth It untuk Dibeli
-
Tak Cuma WFH, Strategi Prabowo Hadapi Krisis BBM: Mobil Pribadi Sepi Penumpang Bakal Kena Denda?
-
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari
-
Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi
-
Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!
-
Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran
-
Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!
-
Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang
-
Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!
-
Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel
-
Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI
-
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas
-
Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta
-
Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk