Suara.com - Besek bambu di Jakarta turun harga. Sebelumnya dijual Rp 7.500, kini dijual Rp 2.000.
PD Pasar Jaya akan melakukan pengadaan besek bambu secara berkelanjutan dengan harga satuan tetap mencapai Rp 2.000 meski di pasaran harganya mulai naik.
"Kami sudah ada kerja sama jadi nanti kami pesan berulang-ulang berdasarkan penjualan kami. Kami juga coba pasok ke pedagang di pasar, jadi mereka bisa beli dengan kami," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Pasaraya, Blok M, Jakarta, Rabu.
Dia mengungkapkan setelah penggunaan besek bambu gencar dilakukan harga satuan di pasaran untuk besek bambu ukuran kecil diperkirakan mencapai hingga Rp6.000. Sedangkan ukuran yang lebih besar, kata dia, per satuan kini sudah mencapai Rp7.500.
"Karena permintaan tinggi akhirnya harga naik tapi itu tidak apa, yang penting jangan sampai ada di tengah menjadi konsolidator untuk menaikkan harga sedangkan di perajin, tidak ada," imbuhnya.
Menurut dia, saat momen menjelang Lebaran Kurban itu, PD Pasar Jaya memasok 50 ribu hingga hampir 100 ribu besek bambu Meski Idul Adha sudah selesai bukan berarti pengadaan besek bambu juga terhenti.
Caranya, lanjut dia, BUMD DKI Jakarta itu sudah melakukan kampanye di pasar di bawah kelola PD Pasar Jaya agar pedagang dan masyarakat semakin sadar untuk mengurangi plastik.
Besek bambu dan wadah ramah lingkungan lainnya, kata dia, bukan hanya untuk wadah daging tetapi juga tempat bumbu dan makanan.
Sebagian besar, kata dia, besek bambu dipasok dari para perajin di Tasikmalaya dan sebagian wilayah di Jawa Barat. (Antara)
Baca Juga: Pembagian Hewan Kurban Menggunakan Besek Bambu di Masjid Istiqlal
Berita Terkait
-
Besek Daging Kurban Kurangi 40 Persen Sampah Jakarta Barat Perhari
-
Gunakan Besek Saat Iduladha, DeDurian Park Ajak Masyarakat Tanam Bambu
-
Idul Kurban, Berkah Bagi Widjianto Penyandang Disabilitas Perajin Besek
-
Pasar Jaya Tak Kirim Besek untuk Daging Kurban Lagi, Pedagang Beli ke Jabar
-
Jual Satu Besek untuk Daging Kurban Rp 7500, Pedagang Sempat Diprotes
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta