Suara.com - Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi DKI Jakarta mengatakan warga yang memiliki mobil akan sulit mengajukan kredit rumah DP 0 rupiah. Sebab akan berisiko terjadi kredit macet.
Kepala Unit Fasilitas Pemilikan Rumah Sejahtera pada Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Dzikran Kurniawan menjelaskan semakin mahal mobil yang dimiliki maka pajaknya akan semakin mahal.
"Semakin mahal mobil, pajaknya akan semakin mahal. Dengan gaji maksimal Rp7 juta, mampu tidak? Bukan anti orang punya mobil," kata Dzikran Kurniawan saat ditemui di Jakarta, Rabu (14/8/2019).
Pertimbangan tersebut akan dilakukan oleh pihak perbankan yang akan membantu proses pencairan kredit rumah pemohon. Pihaknya hanya membantu memfasilitasi kepemilikan rumah dari masyarakat DKI yang kini membutuhkan tempat tinggal tetap di tengah keterbatasan finansial.
Kepemilikan kendaraan pribadi, khususnya mobil, memiliki konsekuensi bagi nasabah untuk menutup pembiayaan rutin perawatan, cicilan hingga beban pajak.
"Kendaraan itu kan harus dipelihara, pembayaran cicilan, cuci saja sudah Rp 30 ribu, belum servis tiap bulan," ujarnya.
Kepemilikan mobil akan menjadi pertimbangan perbankan dalam memberikan kredit rumah DP 0 Rupiah.
"Mobil itu belanja rumah tangga. Kita jangan sampai bantu orang tapi kredit bermasalah. Kita lihat secara keuangannya bagus atau tidak untuk ke depan. Jangan sampai mengganggu sistem yang baik di perbankan," katanya.
Alasan lain, kata Dzikran, adalah permasalahan lahan parkir kendaraan yang terbatas di Rusunami DP0 Rupiah di Klapa Vilage Jakarta Timur.
"Area parkir terbatas. Kalau 700 hingga 800 penghuni pakai mobil semua, mau taruh dimana? Bisa saja diparkir di kampung sebelah, tapi rawan konflik tetangga," katanya.
Dzikran juga mengajak masyarakat agar tidak skeptis terhadap kehadiran pemohon rumah DP0 Rupiah selama mereka menempuh proses pembelian.
"Kalau masalah mobil, siapa tahu itu punya pegawai di situ? Masyarakat harus bijak, jangan ikutan media sosial (medsos). Jangan-jangan dia hanya sopir yang sedang bawa mobil bosnya," ujar Dzikran. (Antara)
Berita Terkait
-
Dibuka Pendaftaran Rumah DP 0 Rupiah Jakarta Gelombang 2, Ini Syaratnya
-
Akad Kredit Rumah RP 0 Rupiah Beres Pertengahan Agustus 2019
-
Peminat Rumah DP 0 Rupiah Punya Mobil Mewah, Nasdem: Itu Mafia
-
Sebanyak 1.790 Warga DKI Jakarta Lolos Seleksi Rumah DP 0 Rupiah
-
Anies Pastikan Agustus 2019 Mulai Akad Jual Beli Rumah DP 0 Rupiah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi